Pemain Game Resident Evil Requiem Ungkap Fakta Tak Terduga

1 week ago 5

Senin, 4 Mei 2026 - 17:00 WIB

VIVA – Game horor terbaru Capcom, Resident Evil Requiem, kembali jadi bahan perbincangan komunitas gamer. Kali ini bukan soal monster atau cerita, melainkan kebiasaan pemain yang ternyata jarang mengubah pengaturan kamera dalam game. Data terbaru menunjukkan sebagian besar pemain tetap menggunakan kamera default sejak pertama kali bermain.

Trailer Baru Resident Evil Requiem

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Temuan tersebut cukup mengejutkan karena Resident Evil Requiem sebenarnya menyediakan cukup banyak opsi kamera untuk menyesuaikan pengalaman bermain. Mulai dari sudut pandang lebih dekat, sensitivitas gerakan, hingga pengaturan efek visual untuk meningkatkan nuansa horor.

Menurut data yang dibagikan Capcom, mayoritas pemain ternyata memilih tetap memakai setelan bawaan pengembang dibanding melakukan kustomisasi kamera. Banyak gamer tampaknya merasa pengaturan default sudah cukup nyaman dan sesuai dengan atmosfer horor yang diinginkan developer.

Hal ini cukup menarik karena dalam game modern, opsi personalisasi biasanya sangat sering dipakai pemain demi mendapatkan gameplay yang lebih kompetitif atau nyaman.

Namun untuk game survival horror seperti Resident Evil Requiem, sebagian besar pemain justru terlihat ingin menikmati pengalaman sesuai visi asli Capcom.

Dalam game horor, posisi kamera memang punya pengaruh besar terhadap rasa takut yang dirasakan pemain. Sudut pandang yang sempit atau gerakan kamera tertentu bisa membuat suasana lebih tegang dan tidak nyaman secara sengaja.

Capcom sendiri dikenal cukup serius mengatur sistem kamera di seri Resident Evil. Sejak era kamera fixed angle klasik hingga third-person modern seperti di Resident Evil 4 Remake, kamera selalu menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer mencekam.

Karena itu, tidak sedikit penggemar yang percaya pengaturan default di Resident Evil Requiem memang sudah dirancang khusus untuk memberikan sensasi horor terbaik.

Laporan tersebut juga memperlihatkan kebiasaan gamer modern yang ternyata semakin jarang mengutak-atik menu settings.

Di komunitas online, banyak pemain mengaku langsung masuk bermain tanpa mengecek detail pengaturan kamera, motion blur, field of view, atau sensitivitas analog

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian gamer bahkan mengatakan mereka baru mengubah pengaturan jika merasa benar-benar terganggu saat bermain.

Fenomena ini cukup berbeda dibanding game kompetitif seperti FPS online, di mana pemain biasanya sangat detail mengatur sensitivitas mouse dan kamera demi performa maksimal.

Halaman Selanjutnya

Selain soal kamera, Resident Evil Requiem sendiri mendapat banyak pujian berkat atmosfer horor yang intens dan desain lingkungan yang detail. Banyak pemain menyebut game ini berhasil mengembalikan nuansa survival horror klasik dengan pendekatan visual modern.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |