Pengakuan Ansyari Lubis Usai PSS Sleman Gagal Juara Championship Liga 2 2025/2026

3 days ago 6

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:51 WIB

VIVA – PSS Sleman harus mengubur mimpi menutup musim Pegadaian Championship 2025/2026 dengan gelar juara. Super Elang Jawa gagal mengangkat trofi setelah kalah dramatis dari Garudayaksa FC lewat adu penalti di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu 9 Mei 2026.

Laga final berlangsung sengit dan penuh drama. PSS sempat berada dalam posisi sulit setelah tertinggal dua gol tanpa balas di babak pertama. Namun, tim asuhan Ansyari Lubis menunjukkan mentalitas kuat dengan bangkit pada paruh kedua dan menyamakan skor menjadi 2-2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski akhirnya kalah di babak tos-tosan, penampilan PSS tetap mendapat apresiasi karena mampu memberikan perlawanan hingga menit akhir.

Usai pertandingan, Ansyari Lubis mengakui timnya sempat kehilangan fokus di babak pertama sehingga Garudayaksa FC mampu menguasai permainan.

“Pada babak pertama kami sedikit kehilangan fokus sehingga Garudayaksa FC bisa mengambil alih permainan dengan sangat baik,” kata Ansyari Lubis.

Perubahan permainan PSS terlihat jelas di babak kedua. Pergantian pemain yang dilakukan Ansyari berhasil memberi dampak besar dan membuat tekanan PSS semakin meningkat.

Semangat juang para pemain Super Elang Jawa akhirnya membuahkan hasil setelah mereka sukses menyamakan kedudukan dan memaksa pertandingan berlanjut hingga adu penalti.

“Pada babak kedua kami bermain dengan sangat luar biasa, kami bisa menyamakan kedudukan,” lanjut Ansyari Lubis.

Sayangnya, keberuntungan tidak berpihak kepada PSS di babak adu penalti. Kevin Gomes dan Gustavo Tocantins gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor.

Sementara dari kubu Garudayaksa FC, hanya Everton Nascimento yang gagal mencetak gol pada kesempatan pertama.

Garudayaksa FC akhirnya keluar sebagai juara setelah menang 4-3 di babak adu penalti atau unggul agregat 6-5.

Meski kecewa gagal menjadi juara, Ansyari tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya atas perjuangan sepanjang pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menilai final Championship musim ini berjalan menarik dan menyajikan kualitas pertandingan yang layak dinikmati penonton.

“Selamat untuk Garudayaksa FC yang berhasil menjadi juara. Ini partai final yang saya kira cukup bagus untuk kita lihat dan kita tonton,” ujar Ansyari lagi.

Halaman Selanjutnya

Pelatih PSS itu berharap kekalahan di final bisa menjadi bahan evaluasi agar tim tampil lebih baik saat menghadapi persaingan di Super League musim depan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |