Pengakuan Jujur Pelatih Garuda Jaya Usai Dibantai Samator, Singgung Kesalahan Pemain Gagal Rebut Juara 3 Proliga 2026

8 hours ago 1

Jumat, 24 April 2026 - 11:33 WIB

Yogyakarta, VIVA –  Surabaya Samator menutup perjuangannya di Proliga 2026 dengan catatan manis. Tim asal Kota Pahlawan itu memastikan diri sebagai peringkat ketiga usai menundukkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor telak 3-0 dalam laga penentuan di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Kamis malam, 23 April 2026.

Kemenangan ini menjadi jawaban atas tekanan yang sempat mereka hadapi, setelah kedua tim berbagi kemenangan dalam dua pertemuan sebelumnya. Di laga penentu, Samator tampil lebih matang dan minim kesalahan untuk mengunci posisi ketiga kompetisi voli tertinggi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak awal pertandingan, Jakarta Garuda Jaya sebenarnya tampil lebih agresif. Mereka langsung menekan lewat permainan cepat yang dimotori Dawuda dan kawan-kawan, bahkan sempat unggul 8-3 di set pertama.

Namun, ketenangan menjadi pembeda. Samator tidak panik. Perlahan mereka membangun ritme permainan lewat distribusi bola yang lebih rapi. Momentum berbalik saat mereka menyamakan kedudukan menjadi 12-13, sebelum akhirnya unggul 15-13 dan menutup set pertama dengan kemenangan 25-19.

Memasuki set kedua, Samator tampil jauh lebih dominan. Blok rapat di depan net serta serangan yang lebih efektif membuat Garuda Jaya kesulitan mengembangkan permainan. Selisih angka terus melebar hingga 16-9, sebelum akhirnya Samator menutup set ini dengan skor 25-17.

Set ketiga sempat berlangsung ketat. Garuda Jaya mencoba bangkit dan memberi perlawanan sengit. Kejar-kejaran angka terjadi hingga skor imbang 18-18, namun lagi-lagi Samator menunjukkan kematangan mental di momen krusial. Mereka menjauh 21-19 dan menutup laga dengan kemenangan 25-20.

Garuda Jaya vs Samator di Final Proliga 2026 Perebutan Juara 3

Usai pertandingan, pelatih Jakarta Garuda Jaya, Nur Widayanto, mengakui timnya kehilangan fokus di momen penting.

“Sebenarnya set pertama tadi sudah bagus, namun ada satu pemain yang melakukan kesalahan, jadi semua ikut-ikutan,” kata Nur Widayanto dikutip dari laman resmi Proliga.

Ia juga menilai lawan tampil lebih disiplin, terutama dalam hal pertahanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari bloknya mereka baik, tapi karena anak-anak banyak melakukan kesalahan, akhirnya kami harus kalah,” lanjutnya.

Di kubu pemenang, manajer tim Samator, Hadi Sampurno, menyebut kemenangan ini sebagai penebusan setelah hasil kurang maksimal sebelumnya.

Halaman Selanjutnya

“Akhirnya kita bisa menebus hasil kemarin, karena hari ini anak-anak bermain cukup baik,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |