Pengakuan Wali Kota di Los Angeles AS Jadi Mata-mata China, Kini Terancam 10 Tahun Penjara

1 day ago 1

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:14 WIB

VIVA – Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengumumkan bahwa Wali Kota Arcadia, Eileen Wang (58), didakwa di pengadilan federal karena bertindak sebagai agen ilegal alias mata-mata Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Wang didakwa melalui informasi dengan satu tuduhan bertindak di AS sebagai agen ilegal pemerintah asing dan telah setuju untuk mengaku bersalah. Ia terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara federal.

Wang dijadwalkan hadir pertama kali di Pengadilan Distrik AS di pusat kota Los Angeles dan diperkirakan akan menyampaikan pengakuan bersalah dalam beberapa minggu mendatang. Ia diketahui terpilih pada November 2022 sebagai anggota Dewan Kota Arcadia, lembaga beranggotakan lima orang yang memilih wali kota secara bergilir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dokumen perjanjian pengakuan bersalah, aktivitas Wang berlangsung dari akhir 2020 hingga 2022. Dalam periode itu, ia bersama Yaoning Sun (65) dari Chino Hills bekerja di bawah arahan dan kendali pejabat pemerintah China.

Keduanya mengoperasikan situs U.S. News Center yang diklaim sebagai sumber berita bagi komunitas Tionghoa-Amerika, namun disebut jaksa bahwa situs itu digunakan untuk mempublikasikan propaganda pro-China sesuai arahan pejabat Tiongkok. Sun sendiri telah dijatuhi hukuman empat tahun penjara federal pada Oktober 2025 dalam kasus serupa.

Pada Juni 2021, seorang pejabat Tiongkok mengirim artikel yang telah disiapkan melalui grup WeChat, termasuk esai di Los Angeles Times berjudul: "Sikap China terhadap Isu Xinjiang – Tidak ada genosida di Xinjiang; tidak ada yang namanya ‘kerja paksa’…”. Beberapa menit kemudian, Wang memposting artikel itu di situsnya dan mengirim tautannya kepada pejabat tersebut. Pejabat Tiongko[ itu membalas, "Sangat cepat, terima kasih semuanya."

Peristiwa serupa terjadi pada Agustus 2021. Wang diminta mengedit artikel tersebut, lalu mengirimkan tautan versi terbaru beserta tangkapan layar jumlah pembaca sebanyak 15.128 kali. Pejabat RRT merespons, “Bagus!”, yang dibalas Wang dengan, “Terima kasih pemimpin.”

Pada November 2021, Wang berkomunikasi dengan John Chen, anggota tingkat tinggi aparat intelijen RRT yang diketahui menghadiri acara elit Partai Komunis Tiongkok dan pernah bertemu Presiden Xi Jinping. Kepada Chen, Wang menulis, “Ini yang ingin dikirim oleh Kementerian Luar Negeri,” sambil meminta artikel dari situsnya dipublikasikan. Chen kemudian dijatuhi hukuman 20 bulan penjara federal pada November 2024 di New York dalam perkara agen ilegal RRT.

Halaman Selanjutnya

Dalam pengakuannya, Wang menyatakan tidak pernah memberi tahu Jaksa Agung AS bahwa ia bertindak sebagai agen RRT, melakukannya saat berada di wilayah AS, serta tidak mengungkapkan di situsnya bahwa sebagian konten dipublikasikan atas arahan pejabat pemerintah Tiongkok.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |