Jakarta, VIVA - Departemen Perang Amerika Serikat atau Pentagon merilis sejumlah berkas mengenai keberadaan benda terbang tak dikenal (UFO), dan menyebut langkah tersebut sebagai "upaya transparansi bersejarah".
Mengutip situs Russia Today, Senin, 11 Mei 2026, berkas tersebut berisi ratusan dokumen, video, laporan intelijen, dan keterangan saksi yang mencakup beberapa dekade, termasuk wawancara FBI, transkrip misi NASA, kesaksian pilot militer, kabel Departemen Luar Negeri AS, dan citra arsip yang terkait dengan insiden udara yang tidak dapat dijelaskan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di antara materi yang baru dirilis terdapat laporan yang menggambarkan "benda-benda logam," "cahaya merah" yang tidak dapat dijelaskan di langit, dan pertemuan udara yang melibatkan personel militer AS.
Salah satu kasus yang disorot merujuk pada penampakan objek berbentuk bola sepak di dekat perairan Jepang di Indo-Pasifik pada 2024, sementara kasus lain meninjau kembali catatan misi Apollo 17 dari 1972 yang mendokumentasikan cahaya melayang misterius yang diamati di atas permukaan Bulan.
Perilisan tersebut dikoordinasikan melalui Kantor Resolusi Anomali Semua Domain (AARO) Pentagon sebagai bagian dari inisiatif antarlembaga yang lebih luas yang melibatkan Gedung Putih, Kantor Direktur Intelijen Nasional, NASA, FBI, Departemen Energi, dan lembaga intelijen AS lainnya.
Para pejabat Pentagon mengatakan bahwa rilis tambahan diperkirakan akan terjadi dalam beberapa minggu mendatang sebagai bagian dari upaya deklasifikasi yang lebih luas.
Inisiatif ini muncul setelah bertahun-tahun adanya tekanan dari Kongres AS dan kesaksian dari informan militer yang menuduh pemerintah menyembunyikan informasi tentang objek-objek misterius yang diamati di dekat instalasi militer sensitif.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada Februari 2026, Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengarahkan Departemen Perang untuk mengungkapkan “semua informasi” yang berkaitan dengan UFO dan fenomena anomali tak dikenal (UAP).
Perintah eksekutifnya bertujuan untuk mengungkap informasi UFO mengikuti upaya deklasifikasi sebelumnya terkait pembunuhan Presiden John F. Kennedy, Senator Robert F. Kennedy, dan Martin Luther King Jr. Pengungkapan tersebut hanya menghasilkan sedikit informasi penting di luar detail yang sudah diketahui publik tentang pembunuhan tersebut.
Senator AS Sebut Stok Amunisi Menipis Gara-Gara Perang Iran, Trump Dinilai Bahayakan Amerika
Senator Partai Demokrat, Mark Kelly menyampaikan situasi ‘mengejutkan’ terkait persediaan amunisi Amerika Serikat. Disebutnya AS telah menguras persediaan amunisi
VIVA.co.id
11 Mei 2026

2 days ago
6











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)