Perang AS-Iran Beri 'Keuntungan' Tersendiri Bagi China, Rusia dan Korut

1 week ago 5

Senin, 4 Mei 2026 - 17:00 WIB

VIVA –Perang antara Amerika Serikat dengan Iran yang ’meletus’ sejak akhir Februari lalu memberikan keuntungan tersendiri bagi China, Rusia dan Korea Utara. Bukan politik atau ekonomu semata, melainkan peluang bagi ketiga negara tersebut untuk melihat langsung kekuatan sekaligus kelemahan militer Washington di lapangan.

Dalam laporan terbaru The Wall Street Journal yang dirilis Jumat kemarin, negara-negara tersebut untuk pertama kalinya bisa menyaksikan penggunaan senjata terbaru AS dalam situasi nyata. Ini juga termasuk dengan serangan udara presisi berkecepatan tinggi yang didukung kecerdasan buatan alias AI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir laman Anadolu Agency, Senin 4 Mei 2026 perang Iran-AS ini juga bisa membuat ketiga negara tersebut melihat secara langsung bagaimana AS cukup cepat menghabiskan amunis penting terutama untuk rudal jarak jauh Tomahawk dan sistem pertahanan Patriot. Selain itu, laporan dari The Wall Street Journal juga menyebut bahwa drone berharga murah milik Iran bisa menjadi ancaman serius bagi sekutu AS di kawasan Timur Tengah.

Laporan tersebut juga menyoroti bahwa sebagian peralatan militer Iran menggunakan teknologi atau mengandung komponen asal China. Hal ini memberikan keuntungan bagi Beijing untuk mengumpulkan data operasional khususnya terkait bagaimana Iran menargetkan pangkalan militer AS di wilayah Timur Tengah.

Sementara itu, bagi Rusia, perang ini memberikan gambaran lebih jelas tentang perbandingan antara senjata Amerika dan persenjataan Iran, terutama dalam hal teknologi drone yang mulai saling tumpang tindih.

Wawasan semacam ini dinilai sangat berharga bagi Rusia, baik dalam perang yang sedang berlangsung di Ukraina yang banyak bergantung pada senjata dari AS maupun dalam kemungkinan konflik di masa depan dengan negara-negara anggota NATO di Eropa.

Ilustrasi blokade AS terhadap kapal-kapal Iran di Selat Hormuz layaknya aksi bajak laut

Trump Luncurkan Project Freedom, Iran Ancam 'Hantam' Kekuatan Asing yang Dekati Selat Hormuz

Komandan unit Komando Operasional Tertinggi Iran memberikan peringatan kepada militer asing khususnya militer AS yang mencoba mendekati atau memasuki selat Hormuz

img_title

VIVA.co.id

4 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |