Perempuan di Bandung Tewas Ditusuk Mantan Kakak Ipar, Motifnya Dendam Dipersulit Bertemu Anaknya

3 days ago 3

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:30 WIB

Jakarta, VIVA – Seorang perempuan bernama Nanda Tritami meninggal dunia setelah menjadi korban penusukan oleh mantan kakak iparnya berinisial CMM. Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan Sekelimus Tengah RT 03 RW 06, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Sabtu malam, 9 Mei 2026.

Kapolsek Bandung Kidul, Kompol Sulardjo mengatakan, korban dan pelaku sebelumnya masih memiliki hubungan keluarga. Pelaku diketahui merupakan mantan kakak ipar korban sebelum bercerai dengan kakak korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, aksi penusukan diduga dipicu dendam lama. Pelaku mengaku sakit hati karena merasa dipersulit untuk bertemu anaknya setelah berpisah dengan mantan istrinya.

“Korban ini dahulu sering ikut campur urusan keluarga. Sampai akhirnya kakak korban bercerai dengan suaminya tersangka,” kata Sulardjo, Minggu 10 Mei 2026.

Menurut polisi, pelaku juga menyimpan kekesalan karena akses untuk bertemu anaknya diduga dipersulit oleh korban. Hal tersebut kemudian memicu pelaku mendatangi lokasi korban di kawasan Sekelimus Tengah.

“Pengakuannya akses untuk menemui anak dipersulit sama korban, akhirnya dendam,” tambahnya.

Sebelum kejadian, pelaku berangkat dari wilayah Rancasari sekitar pukul 16.00 WIB menggunakan angkutan kota. Ia sempat mencari mantan istri dan anaknya, namun keduanya tidak berada di tempat.

Sesampainya di sekitar belakang rumah makan Padang dekat lokasi kejadian, pelaku justru bertemu dengan korban. Keduanya kemudian terlibat cekcok hingga terjadi kontak fisik.

“Korban sempat menabrak pelaku menggunakan mobil pribadi. Setelah itu korban turun dari mobil dan pelaku menghampiri,” kata Sulardjo.

Korban disebut sempat berusaha meminta pertolongan warga sambil menendang pelaku. Namun, pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau dapur dan menusukkan senjata tajam tersebut sebanyak empat hingga lima kali ke bagian dada korban.

Usai melakukan aksinya, pelaku langsung diamankan warga bersama anggota Bhabinkamtibmas yang berada di lokasi. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan dalam penusukan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi masih terus mendalami kasus ini. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diduga telah merencanakan aksi tersebut sejak pagi hari.

“Sudah direncanakan sejak pagi. Yang dipakai itu pisau dapur. Kami masih dalami,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Korban kemudian segera dilarikan ke Rumah Sakit Pindad menggunakan ambulans. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |