Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Yolanda Mambu Dorong APBD Parigi Moutong Prorakyat

11 hours ago 4

loading...

Anggota DPRD Parigi Moutong dari Fraksi Partai Perindo Yolanda Mambu menyatakan postur anggaran daerah perlu lebih berpihak pada program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Foto: Sindonews

PARIGI MOUTONG - Postur anggaran daerah dinilai perlu lebih berpihak pada program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Penguatan ekonomi kerakyatan , pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kemandirian fiskal harus menjadi fokus agar arah kebijakan anggaran mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Fraksi Partai Perindo DPRD Parigi Moutong menilai arah kebijakan dalam rancangan KUA dan PPAS APBD 2027 masih perlu disempurnakan. Setiap alokasi anggaran harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah.

Baca juga: Peringati Hari Kartini, Perindo Dorong Perempuan Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan Inklusif

“Secara umum, Fraksi Perindo menilai struktur belanja daerah dalam rancangan KUA-PPAS belum optimal," ujar anggota DPRD Parigi Moutong Yolanda Mambu saat membacakan pandangan umum Fraksi Partai Perindo dalam rapat paripurna DPRD Parigi Moutong, Senin (13/7/2026).

Dia mengungkapkan salah satu yang menjadi perhatian fraksi adalah proyeksi belanja operasi yang mencapai lebih dari Rp1,2 triliun. Besarnya porsi belanja operasi perlu diimbangi langkah efisiensi agar ruang fiskal dapat dialihkan ke program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Kami meminta anggaran tersebut dialihkan ke program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan UMKM," ungkap Sarjana Ekonomi lulusan Universitas Sam Ratulangi Manado itu.

Di sisi lain, Fraksi Partai Perindo menilai proyeksi belanja modal yang hanya sekitar Rp24 miliar masih belum sebanding dengan kebutuhan pembangunan daerah. Padahal, belanja modal menjadi instrumen utama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |