Jakarta, VIVA – Cek fisik kendaraan bermotor menjadi salah satu tahapan yang wajib dilalui pemilik kendaraan saat mengurus administrasi, mulai dari pendaftaran kendaraan baru, perpanjangan dokumen, hingga proses mutasi. Meski terlihat sebagai prosedur rutin, pemeriksaan ini punya peran penting untuk memastikan kendaraan sesuai data resmi dan tidak terlibat dalam pelanggaran hukum.
Dalam prosesnya, petugas akan memverifikasi nomor rangka, nomor mesin, sekaligus memeriksa kondisi kendaraan secara umum untuk memastikan identitas kendaraan valid dan tidak ada manipulasi dokumen.
Prosedur ini biasanya dilakukan di area cek fisik yang berada di kantor Samsat atau lokasi resmi yang telah ditetapkan. Pemilik kendaraan perlu membawa dokumen penting seperti STNK, BPKB, dan identitas diri yang sah. Bagi kendaraan baru, faktur pembelian juga diperlukan.
Seperti dilansir VIVA Otomotif dari Info Samsat, Senin 29 Desember 2025, jjika pengurusan diwakilkan, surat kuasa bermaterai dan identitas kedua belah pihak wajib disertakan agar proses tetap sah. Setelah registrasi di loket, petugas akan melakukan pemeriksaan langsung di kendaraan dan hasilnya akan dituangkan dalam lembar resmi yang nantinya digunakan sebagai bagian dari kelengkapan berkas administrasi.
Selain kelengkapan dokumen, kondisi kendaraan juga menjadi perhatian. Kendaraan sebaiknya dalam keadaan layak jalan dan bersih agar nomor rangka maupun nomor mesin mudah terlihat serta tidak menyulitkan petugas saat melakukan verifikasi.
Datang lebih awal juga dianjurkan karena proses ini biasanya berlangsung pada jam kerja dengan antrean yang cukup panjang. Untuk urusan biaya, pada dasarnya cek fisik tidak dipungut biaya, meski di beberapa tempat mungkin ada biaya administrasi ringan.
Cek fisik kendaraan bukan sekadar formalitas. Pemeriksaan ini membantu memastikan bahwa kendaraan tidak terlibat tindak kejahatan, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pemiliknya. Di sisi lain, proses ini juga memberi gambaran kondisi kendaraan sehingga pemilik bisa melakukan perawatan jika ditemukan masalah. Nomor mesin dan nomor rangka sendiri memiliki letak berbeda pada setiap jenis kendaraan.
Pada sepeda motor biasanya berada di area blok mesin dan bagian rangka dekat setang atau bawah jok, sementara pada mobil bisa berada di area dashboard dekat kaca depan, pintu, sasis, ruang mesin, hingga area jok depan, tergantung model kendaraan.
Halaman Selanjutnya
Dengan memahami fungsi, prosedur, dan persyaratannya, pemilik kendaraan bisa menjalani cek fisik dengan lebih mudah dan tanpa hambatan. Pada akhirnya, prosedur ini menjadi bagian penting untuk menjaga ketertiban administrasi sekaligus meningkatkan keamanan kendaraan di jalan.

4 weeks ago
6















