Polisi Temukan Cairan Misterius di Rumah Anggota BPK yang Tewas Terbakar

2 days ago 2

Senin, 11 Mei 2026 - 20:00 WIB

Jakarta, VIVA – Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang menewaskan anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Haerul Saleh.

Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan cairan yang diduga berkaitan dengan munculnya api saat insiden terjadi. Hal itu diungkap Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Polisi Joko Adi Wibowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"(Ditemukan) Cairan," kata dia, Senin, 11 Mei 2026.

Dia mengatakan cairan tersebut kini telah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri. Namun, tak dirinci apa cairan itu.

"Saat ini barang temuan dibawa Puslabfor untuk dilakukan pemeriksaan. Dan tentunya kita masih menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, korban tewas dalam kebakaran rumah di Jalan TB Simatupang No 3, RT03/RW02, Tanjung Barat, Jagakarsa, ternyata anggota IV BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI, Haerul Saleh.

Hal tersebut dibenarkan kepolisian. Jasad Haerul Saleh kini ada di Rumah Sakit (RS) pasca kejadian tersebut.

"Iya, Haerul Saleh," kata Kapolsek Jagakarsa, Komisaris Polisi Nurma Dewi saat dikonfirmasi, Jumat, 8 Mei 2026.

Untuk diketahui, satu orang meninggal dunia dalam kebakaran rumah di Jalan TB Simatupang No 3, RT03/RW02, Tanjung Barat, Jagakarsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu dibenarkan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan (Gulkarmat Jaksel). Korban diketahui berusia 49 tahun.

"Untuk korban meninggal dunia atas nama HS sudah diatasi oleh petugas," tutur Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal kepada wartawan, Jumat, 8 Mei 2026. 

Ilustrasi pengeroyokan

Siswa SMA di Bima Kota Meregang Nyawa Usai Dikeroyok dan Ditusuk, Teman! Polisi Bongkar Motifnya

Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pelajar bernama Muhammad Rangga (17) asal Lingkungan Mekar Baru, Bima Kota, hingga berujung kematian, diungkap polisi.

img_title

VIVA.co.id

11 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |