Polisi Ungkap Alasan Babinsa dan Bhabimkamtibmas Tuding Penjual Es Kue Jadul Pakai Bahan Spons

22 hours ago 1

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:50 WIB

Jakarta, VIVA – Video yang memperlihatkan aparat kepolisian dan TNI menginterogasi seorang penjual es kue jadul viral di media sosial. Video tersebut menuai kecaman dari warganet karena kedua aparat itu menuding dagangan penjual es yang sudah lanjut usia tersebut mengandung bahan spons.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Keamanan Pangan (Food Security) Dokpol Polda Metro Jaya, seluruh sampel es kue, es gabus, agar-agar, dan cokelat meses dinyatakan aman serta layak dikonsumsi.

Menyusul dengan insiden tersebut Kasat Reskrim Jakarta Pusat,  AKBP Roby Heri Saputra angkat bicara. Dijelaskannya bahwa anggota babinsa dan bhabinkamtibmas tersebut memeriksa pedagang es tersebut merupakan bentuk tindak lanjut dari laporan di masyarakat. Namun dirinya menyayangkan tindakan keduanya yang langsung menyimpulkan dan membuaat video sebelum diuji secara ilmiah.

”Itu menanggapi laporan masyarakat yang resah karena secara kasat mata ditemukan teksturnya mirip spon atau PU foam. Memang salahnya mereka menyimpulkan dan membuat video tanpa atau sebelum diuji secara ilmiah, namun niatnya adalah memberi peringatan masyarakat dari kemungkinan konsumsi makanan yang tidak layak,” kata dia kepada awak media, Selasa 26 Januari 2026.

Sementara itu, AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, saat ini es gabus tersebut pembuktiannya belum dapat disimpulkan. Sebab masih dilakukan uji klinis.

“Untuk pembuktian sebenernya masih belum bisa disimpulkan juga karena masih di uji klinis dj Dinkes dan Labfor terkait kandungan dan sebagainya. Baru dari Dokpol yang menyampaikan makanan layak konsumsi,” kata Roby.

Sebelumnya, sebuah video pemeriksaan terhadap pedagang es gabus di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, ramai diperbincangkan warganet dan memicu keresahan publik. Video tersebut memperlihatkan aparat gabungan Polri dan TNI memeriksa jajanan tradisional yang diduga terbuat dari bahan berbahaya.

Isu ini dengan cepat menyebar di media sosial, menyusul tudingan bahwa es kue jadul yang dijual pedagang tersebut dibuat dari bahan spons

Sekarang harap hati-hati ya bagi orang tua karena ini udah rekayasa bukan bahan kue lagi atau pudding tapi bahan spons.” kata seorang apparat polisi seperti dikutip dari unggahan ulang akun Instagram lambeturah, Selasa 27 Januari 2026.

Halaman Selanjutnya

Aparat kepolisian tersebut kemudian membakar es kue dagangan sang kakek menggunakan korek api. Menurutnya, jika es tersebut terbuat dari spons, maka akan mudah meleleh saat dibakar.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |