PPP Sumut Perkuat Basis Suara Sosial Keagamaan dan Komunitas Perempuan Jelang 2029

5 hours ago 1

Minggu, 12 April 2026 - 21:30 WIB

Medan, VIVA – Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara yang digelar hari ini menegaskan komitmen kebersamaan dan konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat basis politik partai di provinsi ini.

Bendahara Umum DPP PPP, Imam Fauzan yang membuka kegiatan menyatakan optimisme atas pelaksanaan Muskerwil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“InsyaAllah musyawarah kerja wilayah hari ini sudah menjadi momentum bahwa tidak ada lagi perbedaan pandangan di Sumut,” ujar Fauzan, di Hotel Miyana Medan, Minggu 12 April 2026.

Fauzan menekankan pentingnya menempatkan kembali kader-kader terbaik PPP ke posisi strategis, baik di DPR maupun DPRD, sebagai tanggung jawab bersama untuk memenangkan 2029.

"Menjadi kewajiban dan PR untuk teman-teman Sumatera Utara untuk mendudukkan kembali kader-kader terbaiknya sebanyak mungkin di DPRD di tahun 2029 nanti,” kata Fauzan.

"Kita harus mencari tokoh-tokoh sentral untuk memperkuat basis yang sudah ada. Dengan merangkul tokoh-tokoh baru yang masuk ke PPP dan menambah kekuatan yang sudah ada sebelumnya, saya yakin kita bisa kembali berjaya di Sumatera Utara," tambah Fauzan.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Sumatera Utara, Sarmadan Nur Siregar, menjabarkan langkah-langkah konsolidasi pasca Muskerwil. Agenda berikutnya adalah pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) untuk membentuk kepengurusan baru hingga tingkat ranting, sehingga struktur partai dapat diparipurnakan dan kekuatan organisasi terukur kembali.

“Setelah muskerwil, langkah berikutnya adalah persiapan muscab untuk menentukan kepengurusan yang baru, sejalan dengan DPP, hingga ranting,” kata Sarmadan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menyebut, strategi konsolidasi juga menyasar basis sosial keagamaan dan komunitas perempuan. Dengan memperkuat peran kaum ibu yang dinilai memiliki suara politik signifikan, serta memperluas pendekatan ke madrasah, pondok pesantren, majelis taklim, dan akar rumput.

“InsyaAllah dengan semangat persatuan dan gotong royong, langkah-langkah ini mampu mengembalikan kepercayaan publik dan menambah dukungan bagi PPP di Sumatera Utara,” katanya.

Sidang kasus korupsi di DJKA wilayah Sumatera Utara

Kasus Korupsi DJKA Sumut, Independensi dan Netralitas Hakim Disorot

Pakar mengingatkan pentingnya menjaga independensi dan netralitas hakim dalam perkara kasus dugaan korupsi proyek Direktorat Jendral Perkeretaapian (DJKA) Sumut.

img_title

VIVA.co.id

12 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |