Upgrade Cara Belajar! Madrasah Kini Ikut Adaptasi Teknologi

7 hours ago 1

Minggu, 12 April 2026 - 19:01 WIB

Yogyakarta, VIVA – Upaya transformasi pendidikan madrasah terus didorong agar lebih adaptif dengan perkembangan zaman. Salah satunya melalui kolaborasi antara Skolla Education dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU).

Kesepakatan ini dilakukan dalam Forum Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) DIY yang dihadiri para kepala madrasah aliyah se-DIY. Penandatanganan berlangsung di Hotel Santika Premiere Gunungkidul pada Sabtu, 4 April 2026, bertepatan dengan momentum Halalbihalal 1447 H. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerja sama ini menitikberatkan pada penguatan pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan madrasah. Mulai dari peningkatan kompetensi guru, pengelolaan sekolah yang lebih efektif, hingga pengalaman belajar siswa yang lebih relevan dengan kebutuhan masa kini.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, Sidik Pramono, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah konkret dalam menghadapi tantangan pendidikan modern.

“Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem pendidikan madrasah yang lebih responsif terhadap perkembangan zaman,” ujar Sidik dalam keterangannya, dikutip Minggu 12 April 2026. 

Di sisi lain, CEO Skolla Education, Devlin Hazrian Saleh, menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam mendorong perubahan di dunia pendidikan.

“Melalui kerja sama ini, Skolla Education berkomitmen mendukung ekosistem pendidikan yang lebih terarah dan berbasis teknologi, sekaligus mendorong inovasi pembelajaran melalui Smart Schools Awards sebagai wadah apresiasi atas praktik pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan berdampak,” tambahnya.

Selain penandatanganan MoU, dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan rencana penyelenggaraan Smart Schools Awards, sebuah ajang yang dirancang untuk mengapresiasi inovasi di dunia pendidikan. Program ini diharapkan menjadi ruang bagi sekolah, guru, dan siswa untuk berbagi praktik baik yang telah diterapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah kolaboratif ini mencerminkan upaya untuk membawa madrasah lebih dekat dengan ekosistem pembelajaran modern, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pendidikan. Dengan dukungan teknologi yang tepat, madrasah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan relevan.

Ke depan, transformasi semacam ini menjadi kunci dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menghadapi dinamika global yang terus berkembang.

Presiden Prabowo Subianto

Negara Selamatkan Rp31,3 Triliun dari Mafia, Prabowo: Bisa Bangun 34 Ribu Sekolah

Prabowo mengatakan, total dana yang didapat dari rampasan mafia hasil kerja Satgas PKH dan Kejaksaan Agung di masa pemerintahannya selama 18 bulan sebesar Rp31,3 triliun.

img_title

VIVA.co.id

10 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |