Jumat, 24 April 2026 - 20:52 WIB
VIVA –Seorang prajurit yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian Dunia PBB di Lebnon (United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) asal Indonesia dilaporkan meninggal dunia. Kabar duka ini diumumkan langsung oleh UNIFIL di akun media sosial X resmi mereka pada Jumat sore.
Prajurit TNI yang diketahui bernama Kopral Rico Pramudia menghembuskan napas terakhirnnya setelah sempat menjalani perawatan akibat luka parah yang dideritanya dalam serangan di tempatnya bertugas 29 Maret lalu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“UNIFIL menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Kopral Rico Pramudia hari ini yang mengalami luka kritis akibat ledakan proyektil di pangkalan tempatnya bertugas di Adchit Al Qusayr pada malam 29 Maret lalu. Kopral Pramudia yang berusia 31 tahun meninggal dunia akibat luka-lukanya di sebuah rumah sakit di Beirut,” demikian keterangan resmi dari UNIFIL dikutip, Jumat 24 April 2026.
Dalam keterangan resminya, UNIFIL turut menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga dan sahabat Kopral Pramudia serta kepada institusi Tentara Nasional Indonesia, pemerintah dan rakyat Indonesia atas kehilangan tragis dan yang tak tergantikan ini.
UNIFIL juga menegaskan agar semua pihak mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional serta menjamin keselamatan dan keamanan personel dan aset PBB setiap saat.
“Serangan yang disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan 1701, serta dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang,” tulis keterangan resmi UNIFIL.
Trump: Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang 3 Pekan
Trump mengungkap bahwa Israel dan Lebanon sepakat untuk memperpanjang masa gencatan senjata selama tiga pekan. Lantas akankah Israel dan Lebanon akan berdamai?
VIVA.co.id
24 April 2026

1 day ago
4



























