Pramono Sebut Naming Rights Halte Jadi Sumber Cuan Baru Pemprov DKI

2 days ago 4

Kamis, 16 April 2026 - 14:29 WIB

Jakarta, VIVA Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan naming rights atau hak penamaan halte transportasi publik di Jakarta menjadi sumber pendapatan baru bagi Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta.

Hal itu disampaikan Pramono dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027, Kamis, 16 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pramono menyebut hampir semua halte di Jakarta sudah memiliki nama hasil dari kerja sama dengan pihak tertentu. 

"Bahkan sekarang, kalau Bapak Ibu perhatikan semua, halte di Jakarta sudah nggak ada yang nggak ada namanya," kata Pramono dalam sambutannya.

"Karena begitu dikasih nama, ada cuannya. Begitu ada nama, di mana saja," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Pramono pun sempat menyinggung wacana pembelian naming rights oleh partai politik (parpol). Dia menyebut, wacana tersebut hanya candaan semata. 

"Bahkan kemarin sebenarnya saya sambil bercanda, saya perbolehkan partai politik, 'Eh yang judul utamanya saja gitu'," tutur dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Pramono kembali menegaskan kerja sama naming rights atau penamaan halte tetap mengutamakan setor usaha sebagai mitra utama.

"Oh nggak lah, karena bagaimanapun yang paling utama adalah dunia usaha," pungkas Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Pramono: Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Tidak Gampang, Berat Sekali

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto sulit untuk dicapai dengan kondisi saat ini.

img_title

VIVA.co.id

16 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |