Prioritaskan Kredit Bagi UMKM, Anthony Leong Bakal Jalin Kemitraan HIPMI dan Perbankan

4 hours ago 1

Rabu, 8 April 2026 - 17:56 WIB

Jakarta, VIVA – Bakal Calon Ketua Umum BPP HIPMI 2026-2029, Anthony Leong, mengaku memiliki fokus untuk menjalin kemitraan yang kuat bersama para pihak perbankan di Tanah Air, demi memprioritaskan penyaluran kredit bagi para pelaku UMKM di Tanah Air.

Hal itu ditegaskannya usai mengambil formulir pendaftaran Calon Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026-2029 di Sekretariat BPP HIPMI, guna menjelaskan visi dan misi yang bakal dijalankannya apabila berhasil terpilih sebagai Ketua Umum HIPMI di pemilihan kali ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Fokus kita tiga saja, bagaimana akses kolaborasi, bagaimana akses networking, dan juga akses permodalan. Benang merahnya di sana," kata Anthony dalam keterangannya, Rabu, 8 April 2026.

Dia menjelaskan, salah satu fokusnya untuk menjalin kemitraan dengan sektor perbankan itu adalah supaya bisa menghasilkan formula atau program, yang harus benar-benar memperhatikan kebutuhan permodalan bagi para pelaku usaha di sektor UMKM.

"Karena saya belum melihat ada keberpihakan itu, dan ini harus menjadi peran HIPMI kita ke depan. Jangan sampai yang memiliki akses permodalan itu hanya pengusaha-pengusaha besar saja," ujarnya.

Hal ini menjadi salah satu perhatiannya, karena Anthony menilai adanya ketimpangan akses permodalan bagi para pelaku sektor UMKM dibandingkan dengan para pengusaha besar.

Dimana, saat ini umumnya para pelaku usaha besar itu bahkan sudah banyak yang mendapatkan berbagai fasilitas kredit yang sangat mudah dari pihak perbankan.

Karenanya, Anthony menegaskan bahwa membuka kemudahan akses permodalan perbankan bagi para pelaku UMKM atau bahkan pengusaha menengah, merupakan misinya apabila berhasil terpilih sebagai Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026-2029 nanti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nah, bagaimana dengan pengusaha menengah? Maka ini juga yang menjadi PR kita bersama. Agar bagaimana pengusaha menengah dan UMKM itu juga bisa mendapat perhatian," kata Anthony.

"Jangan sampai pengusaha menengah itu perumpamaannya mungkin kayak donat, jadi bolong. Atas dapat, bawah dapat, tapi pengusaha menengah ini seperti bolong, tidak diperhatikan sama sekali. Nah ini yang harus kita dorong ke depan," ujarnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae

Didominasi Sektor Investasi, OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 9,37 Persen di Februari 2026

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae melaporkan, pada Februari 2026 penyaluran kredit perbankan tumbuh 9,37 persen (yoy) menjadi Rp 8.559 triliun.

img_title

VIVA.co.id

6 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |