Produsen Sanitary Berinovasi Atasi Tekanan Air Loyo di Pemukiman Padat

2 days ago 2

Senin, 11 Mei 2026 - 12:26 WIB

Jakarta, VIVA – Fenomena “air loyo” di kawasan residensial padat bukan sekadar masalah teknis perpipaan, tetapi juga hambatan yang dapat memengaruhi kenyamanan dan kondisi psikologis. Aliran air yang lemah membuat proses pembilasan memakan waktu lebih lama, sehingga memicu rasa frustasi baru dalam rutinitas harian. 

Berdasarkan standar sistem plambing nasional (SNI 8153:2015), tekanan minimum agar air dapat mengalir pada perangkat seperti keran dan shower adalah 0,5 bar. Sementara itu, standar kenyamanan hunian modern memerlukan tekanan air yang stabil di angka 1,5 bar untuk mencapai pengalaman mandi yang ideal dan menenangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fakta di lapangan menunjukkan banyak hunian urban masih beroperasi di bawah standar tersebut. Padahal, berbagai riset modern menunjukkan bahwa stimulasi air bertekanan pada titik saraf tertentu seharusnya dapat turut membantu menurunkan kadar kortisol (hormon stres) serta merelaksasi otot melalui sensasi pijatan yang lebih merata.

“Tekanan air rendah masih menjadi tantangan yang membuat banyak orang belum dapat menikmati manfaat mandi secara optimal, baik dari sisi kebersihan maupun kenyamanan,” ujar Antoine Besseyre des Horts, Leader LIXIL Global Design Asia dikutip dari keterangannya, Senin, 11 Mei 2026.

Selain aspek kenyamanan mandi yang menyegarkan, performa pancuran yang stabil juga memberikan manfaat nyata bagi efisiensi harian. Proses pembilasan yang lebih tuntas dan cepat memberikan kendali penuh atas volume air yang digunakan. Dengan demikian, konsumsi air dapat ditekan bahkan hingga 30%, sebuah langkah nyata dalam mendukung gaya hidup berkelanjutan sekaligus mengoptimalkan pengeluaran rumah tangga, tanpa mengurangi kualitas dan kepuasan saat mandi.

Merespons hal tersebut, produsen sanitary American Standard berinovasi dengan menhadirkan solusi wellness yang cerdas melalui melalui seri WizFlo. Dengan pendekatan teknologi PressurePlus dan desain semprotan mikro-perforasi, Produk itu mampu mengoptimalkan kekuatan arus air secara mandiri, tanpa harus bergantung pada pemasangan pompa pendorong tambahan.

“Tujuannya agar setiap keluarga Indonesia tetap bisa menikmati momen rutinitas sederhana seperti mandi dengan nyaman, sekaligus tetap mindful dalam penggunaan sumber daya air meskipun frekuensi mandi kita sangat tinggi,” ujar Arfindi Batubara, Marketing Director LIXIL Water Technology Indonesia.

Halaman Selanjutnya

Aspek higienitas dan kemudahan pemeliharaan juga menjadi pilar utama dalam kenyamanan hunian. Penurunan performa pancuran air juga seringkali disebabkan oleh sumbatan sedimen atau kerak kapur yang tinggi, terutama pada sumber air tanah. Fitur seperti EasyClean, di mana kepala shower dapat dibuka dan dibersihkan secara mandiri, memastikan aliran air tetap higienis dan memperpanjang usia pakai perangkat kamar mandi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |