Profil Dudung Abdurachman yang Dilantik Jadi Kepala KSP

4 days ago 4

Senin, 27 April 2026 - 16:15 WIB

Jakarta, VIVA – Pelantikan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) menandai babak baru dalam struktur pemerintahan. Ia resmi menggantikan M Qodari yang kini bergeser mengisi jabatan Kepala Badan Komunikasi (Bakom).

Pergantian posisi ini diumumkan langsung dalam prosesi resmi di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026. Acara tersebut dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta jajaran Kabinet Merah Putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penunjukan Dudung sebagai Kepala KSP menegaskan bahwa pemerintah kembali mempercayakan posisi strategis kepada figur dengan latar belakang militer, khususnya dalam mendukung kebijakan nasional yang berkaitan dengan stabilitas dan tata kelola pemerintahan.

Dudung Abdurachman Resmi Dilantik sebagai Kepala KSP

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden terkait pengangkatan pejabat baru.

Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo memimpin pembacaan sumpah jabatan yang diikuti oleh Dudung Abdurachman dan M Qodari.

"Demi Allah saya bersumpah bawah saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," kata Prabowo.

Setelah pengucapan sumpah jabatan, Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran serta para menteri memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik.

Perubahan jabatan ini juga membuat M Qodari mengemban tugas baru sebagai Kepala Badan Komunikasi (Bakom), menggantikan posisinya sebelumnya sebagai Kepala KSP.

Profil Dudung Abdurachman

Dudung Abdurachman dikenal sebagai purnawirawan TNI Angkatan Darat yang memiliki perjalanan karier panjang di dunia militer. Ia lahir pada 19 November 1965 di Bandung, Jawa Barat, dan tumbuh dalam keluarga sederhana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ayahnya, Nasuha, bekerja sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan Bekangdam III/Siliwangi. Dudung merupakan salah satu dari tujuh bersaudara yang menghabiskan masa kecilnya di Bandung.

Pendidikan formalnya dimulai di SDN Patrakomala Bandung pada 1972 hingga 1979. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Kartika XIX-1 Bandung dan lulus pada 1982. Pendidikan menengah atas ditempuh di SMAN 9 Bandung hingga lulus pada 1985.

Halaman Selanjutnya

Langkah penting dalam hidupnya dimulai ketika ia diterima di Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada tahun 1988. Sejak awal karier, Dudung memilih jalur infanteri yang dikenal membutuhkan ketahanan fisik, disiplin tinggi, serta kemampuan kepemimpinan di lapangan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |