Jakarta, VIVA – Indonesia kembali disebut berpeluang menjadi pusat perhatian sepak bola internasional. Kali ini bukan lewat Piala Dunia U-17 atau agenda FIFA lainnya, melainkan lewat rencana turnamen baru bertajuk Piala ASEAN FIFA 2026 yang mulai ramai dibicarakan di kawasan Asia Tenggara.
Untuk pertama kalinya, PSSI akhirnya buka suara terkait peluang Indonesia menjadi tuan rumah ajang tersebut. Meski FIFA belum mengumumkan secara resmi, sinyal kuat mulai terlihat setelah adanya pembahasan internal antar federasi sepak bola ASEAN.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengakui bahwa nama Indonesia memang masuk dalam pembicaraan sebagai kandidat tuan rumah.
“Sudah diumumkan belum, ya? Tunggu saja kalau begitu, tapi memang ada pembahasan ke sana (Indonesia tuan rumah). Salah satu pembahasannya ke sana,,” kata Arya Sinulingga.
Pernyataan tersebut langsung memicu perhatian publik sepak bola Asia Tenggara. Sebab, ini menjadi kali pertama pejabat tinggi PSSI secara terbuka mengonfirmasi adanya pembahasan terkait turnamen baru yang disebut-sebut mendapat dukungan penuh dari FIFA.
Berdasarkan informasi yang beredar di kawasan ASEAN, turnamen ini diproyeksikan berlangsung pada September hingga Oktober 2026 dengan format berbeda dari kompetisi regional sebelumnya.
Indonesia disebut akan menjadi tuan rumah Divisi 1, yakni kelompok utama yang mempertemukan delapan tim dengan ranking FIFA terbaik di Asia Tenggara. Sementara Hong Kong disebut-sebut bakal menjadi penyelenggara Divisi 2 yang diisi negara-negara dengan peringkat lebih rendah.
Tak hanya melibatkan negara ASEAN, turnamen ini kabarnya juga membuka peluang partisipasi tim undangan dari luar kawasan seperti China, India, hingga Hong Kong untuk meningkatkan kualitas persaingan sekaligus nilai komersial kompetisi.
China bahkan disebut menjadi negara pertama yang secara terbuka menunjukkan minat untuk ikut ambil bagian dalam ajang tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Jika benar terlaksana, Piala ASEAN FIFA 2026 bisa menjadi proyek besar baru bagi sepak bola Asia Tenggara. Turnamen ini diyakini dirancang untuk meningkatkan daya saing kawasan sekaligus memberi lebih banyak jam terbang internasional bagi tim nasional sebelum menghadapi turnamen level Asia maupun dunia.
Bagi Indonesia, kesempatan menjadi tuan rumah tentu bukan sekadar soal pertandingan. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dinilai sukses menggelar berbagai event sepak bola internasional, mulai dari Piala Dunia U-17 hingga turnamen kelompok usia lainnya.
Halaman Selanjutnya
Dukungan infrastruktur stadion yang semakin modern, animo suporter yang besar, serta pasar sepak bola yang kuat membuat Indonesia dianggap sebagai kandidat paling ideal untuk menggelar edisi perdana turnamen tersebut.

1 day ago
3











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)