Respons PSSI soal Ribut Beckham Putra di Persija vs Persib

1 day ago 6

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:49 WIB

VIVA – Perseteruan yang mewarnai duel Persija Jakarta kontra Persib Bandung mendapat sorotan dari PSSI. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, berharap rivalitas panas kedua tim hanya terjadi selama pertandingan berlangsung, bukan berlanjut di luar lapangan.

Laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu 10 Mei 2026 memang berlangsung penuh tensi. Selain duel sengit di atas lapangan, pertandingan juga diwarnai keributan antarpemain yang melibatkan sejumlah nama, termasuk Beckham Putra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arya menegaskan pertandingan sebesar Persija vs Persib memang selalu menyedot perhatian publik. Namun ia berharap atmosfer panas tetap dibalut sportivitas.

"Seru banget [laga Persija vs Persib]. Ini pertandingan yang ditunggu-tunggu. Dramanya banyak ya, tapi kami harapkan Bobotoh dan Jakmania tetap menunjukkan sportivitasnya."

Menurut Arya, rivalitas seharusnya berhenti setelah peluit akhir dibunyikan. Ia ingin hubungan antarsuporter kembali cair selepas pertandingan usai.

"Rivalitas itu hanya 90 menit, selepasnya berteman lagi lah," ucap Arya saat diminta tanggapan soal pertandingan Persija vs Persib di Jakarta, Senin (11/5).

Keributan yang melibatkan Beckham Putra dan sejumlah pemain Persija turut menjadi sorotan publik. Namun Arya meminta semua pihak tidak buru-buru mengambil kesimpulan sebelum mengetahui kejadian sebenarnya di lapangan.

"Ya, itulah pemain Timnas [yang melibatkan Beckham, Rizky Ridho, Thom Haye, hingga Witan Sulaeman] kadang-kadang mungkin ada tepuk-tepuk atau bagaimana kan kita tidak tahu."

Arya mengaku belum bisa memberikan penilaian detail terkait insiden tersebut karena situasi di lapangan tidak terlihat jelas.

"Saya nggak tahu, enggak tahu detailnya. Enggak kelihatan juga wajahnya, karena menghadap ke tengah. Jadi susah kami menilainya," ucap Arya menjelaskan.

Tak hanya laga Persija kontra Persib, Arya juga menyoroti kericuhan yang terjadi dalam perebutan peringkat ketiga Championship 2025/2026 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu yang saya bisa bilang, tentu disayangkan sampai rusuh begitu. Tolong suporter menjaga. Kami enggak mau away salah satunya itu, tapi kemarin ada lagi," kata Arya.

Ia berharap insiden serupa tidak kembali terjadi karena sepak bola Indonesia terus mendapat perhatian dari FIFA.

Halaman Selanjutnya

"Jadi kejadian seperti itu mungkin karena kecewa, tapi kecewa jangan sampai begitu. Kami harap ini yang terakhir. Makanya ini yang dibilang, FIFA mantau-mantau kita, begitu."

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |