Ribut dengan Tchouameni, Valverde Akui Emosi Memuncak di Ruang Ganti Real Madrid

6 days ago 4

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:28 WIB

VIVA – Federico Valverde akhirnya buka suara terkait insiden yang terjadi di ruang ganti Real Madrid usai sesi latihan pada Kamis, 7 Mei 2026. 

Valverde mengakui dirinya terlibat perselisihan dengan rekan setimnya, Aurelien Tchouameni, hingga mengalami cedera kepala yang membuatnya harus menjalani perawatan medis dan absen selama 10 hingga 14 hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataan resmi klub, Real Madrid mengonfirmasi Valverde mengalami trauma kranioensefalik atau cedera otak traumatis setelah menjalani pemeriksaan medis.

Dua Pemain Real Madrid, Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni

Photo :

  • Reuters/Matthew Childs

“Setelah pemeriksaan yang dilakukan hari ini terhadap pemain kami Fede Valverde oleh Layanan Medis Real Madrid, ia didiagnosis mengalami trauma kranioensefalik,” tulis pernyataan klub.

Tak lama setelah pengumuman tersebut, Valverde memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya. Ia membenarkan adanya ketegangan dengan Tchouameni, namun menepis kabar bahwa terjadi aksi saling pukul di antara mereka.

“Kemarin saya mengalami insiden dengan seorang rekan tim selama sesi latihan. Kelelahan akibat kompetisi dan rasa frustrasi membuat semuanya tampak berlebihan,” tulis Valverde.

Ia menjelaskan situasi di ruang ganti sebenarnya masih dalam batas normal yang kerap terjadi di dunia sepak bola. Namun, menurutnya, situasi menjadi membesar setelah informasi internal tersebar ke publik.

Valverde juga mengungkapkan dirinya mengalami luka di dahi setelah tanpa sengaja membentur meja saat berdebat. Insiden itulah yang membuatnya harus menjalani pemeriksaan di rumah sakit.

“Saat berdebat, saya tanpa sengaja memukul meja, menyebabkan luka kecil di dahi saya yang mengharuskan saya mengunjungi rumah sakit,” lanjutnya.

Federico Valverde cetak hattrick ke gawang Manchester City

Gelandang berusia 27 tahun itu menegaskan tidak ada kontak fisik antara dirinya dan Tchouameni. Ia mengaku emosi dan frustrasi terhadap performa tim di akhir musim menjadi penyebab utama pertengkaran tersebut.

“Sama sekali tidak ada momen di mana rekan setim saya memukul saya, dan saya juga tidak memukulnya,” tegas Valverde.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataannya, Valverde juga menyampaikan permintaan maaf kepada publik, klub, dan rekan-rekan setimnya. Ia mengaku kecewa karena insiden tersebut merusak citranya serta memperburuk situasi yang sedang dialami Real Madrid.

“Real Madrid adalah salah satu hal terpenting dalam hidup saya dan saya tidak bisa acuh tak acuh terhadapnya,” tulisnya.

Halaman Selanjutnya

Valverde memastikan dirinya tidak akan kembali berbicara kepada media hingga musim berakhir. Ia juga menyatakan siap menerima keputusan apa pun dari klub terkait insiden tersebut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |