Sempat Bikin Heboh, Kasus Prajurit TNI Ngamuk Rusak Warung di Kemayoran Kini Berujung Damai

1 week ago 5

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:50 WIB

Jakarta, VIVA – Keributan yang sempat viral di kawasan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, dan melibatkan oknum anggota TNI menemui titik akhir. Insiden yang sempat memicu aksi perusakan warung itu kini dipastikan selesai secara damai.

Polisi menyebut, kedua pihak yang terlibat telah sepakat menyudahi persoalan tanpa proses hukum lanjutan. Hal itu dibenarkan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Roby Saputra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya benar," tutur dia kepada wartawan, dikutip Kamis, 7 Mei 2026.

Kedua belah pihak memilih saling memaafkan dan tidak memperpanjang persoalan. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri menambahkan, hal itu termasuk soal kerugian materiil akibat kerusakan warung. 

"Nggak ada tuntutan ganti rugi, hanya masing-masing tidak saling menuntut dan saling memaafkan serta tidak mngulangi perbuatannya," kata Erlyn.

Sebelumnya diberitakan, keributan di sebuah warung kawasan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, mendadak jadi sorotan usai videonya viral di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, tampak aksi kekerasan hingga perusakan terjadi, diduga melibatkan seorang prajurit TNI dengan penjaga warung. Video tersebut memperlihatkan situasi yang awalnya hanya adu mulut antara pembeli dan penjaga warung.

Namun, suasana cepat memanas. Seorang pria berbaju hitam dengan helm putih terlihat melayangkan pukulan ke arah penjaga warung wanita. Saat pria penjaga mencoba melindungi, pelaku justru semakin agresif.

Tak berhenti di situ, pelaku juga merusak sejumlah fasilitas warung. Etalase hingga lemari pendingin dihantam menggunakan tabung gas LPG 3 kilogram.

Keributan pun semakin membesar hingga warga sekitar turun tangan melerai dan menjauhkan pelaku dari lokasi. Insiden tersebut telah diambil alih oleh Polisi Militer TNI.

"Iya (sudah monitor). Sudah ditangani POM," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Roby Saputra, Selasa, 5 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono, memberikan penjelasan insiden bermula dari kesalahpahaman saat transaksi di warung yang kemudian berujung cekcok.

"Perlu kami jelaskan bahwa kejadian tersebut bermula dari kesalahpahaman saat transaksi di warung, yang kemudian berkembang menjadi cekcok. Dalam peristiwa itu, justru prajurit TNI AD atas nama Sertu AW mengalami luka akibat penusukan oleh pemilik warung dan saat ini yang bersangkutan sedang mendapatkan penanganan medis di RS Hermina Kemayoran," kata Donny.

Halaman Selanjutnya

Ia menegaskan, seluruh rangkaian kejadian kini tengah didalami oleh pihak terkait. Saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan sudah kembali kondusif. Aparat kepolisian bersama TNI masih terus berkoordinasi terkait kasus tersebut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |