Jakarta, VIVA – Permintaan sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan di Indonesia melonjak imbas pertumbuhan investasi data center, meningkatnya adopsi layanan digital, serta kebutuhan operasional yang berjalan tanpa henti.
Karenanya, kebutuhan terhadap pasokan listrik yang stabil kini menjadi perhatian utama bagi berbagai sektor, khususnya fasilitas mission-critical seperti data center, rumah sakit, industri, dan bangunan komersial. Sebab, gangguan listrik singkat sekalipun dapat berdampak pada layanan, produktivitas, hingga keamanan sistem.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menanggapi kebutuhan tersebut, Legrand memperkenalkan rangkaian solusi uninterruptible power supply (UPS), distribusi listrik, dan busduct, dalam acara Legrand Technology Summit 2026 yang digelar di Jakarta.
Sejumlah pekerja melakukan perbaikan dan pergantian kabel jaringan listrik PLN.
Photo :
- ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
President Director Legrand Indonesia, Kovi Valoo menjelaskan, produk ini mencakup UPS HPi33, UPS Keor MOD+, UPS Keor MP, UPS Keor DK, serta LINKK Busduct yang dirancang untuk mendukung kontinuitas operasional, efisiensi distribusi kelistrikan, serta kebutuhan ekspansi infrastruktur modern.
“Di banyak industri saat ini, keandalan sistem kelistrikan (power reliability) dan transisi energi sudah menjadi kebutuhan utama untuk menjaga operasional tetap berjalan lancar dan efisien," kata Kovi dalam keterangannya, Kamis, 23 April 2026.
Seiring berkembangnya ekonomi digital, Indonesia menjadi salah satu pasar yang semakin penting bagi pengembangan data center di kawasan. Pasar data center Indonesia diperkirakan bernilai sekitar US$3,1 miliar pada 2025 dan diproyeksikan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.
Karenanya, pasokan listrik yang stabil merupakan aspek utama yang sangat penting untuk mengakomodir hal tersebut, supaya perkembangan industri atau pasar data center bisa terus berjalan dengan infrastruktur penunjang yang memadai.
"Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Legrand berkomitmen untuk menghadirkan solusi handal yang berfokus pada efisiensi energi.” ujarnya.
Selain peluncuran produk, forum Legrand Technology Summit 2026 ini juga menghadirkan diskusi bersama para pelaku industri, mengenai kesiapan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung pertumbuhan digital Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Panel pertama menghadirkan perwakilan dari BDX Data Centers, Princeton Digital Group Indonesia, Greencomm Consultant Indonesia, dan Legrand Southeast Asia untuk membahas pembangunan infrastruktur kelistrikan data center yang resilient dan scalable.
Sementara itu, panel kedua menghadirkan perwakilan dari Himpunan Ahli Elektro Indonesia, Metromedia Elmeka Engineering, Jaya Karya Integrasi, dan Legrand Indonesia untuk membahas perancangan sistem backup power yang andal bagi berbagai lingkungan mission-critical.
Menuju Standar OECD, Pemerintah Siap Sederhanakan Aturan Investasi
Presiden Prabowo meminta Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, untuk memangkas sejumlah regulasi yang dinilai menghambat investasi
VIVA.co.id
22 April 2026

5 hours ago
2










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4987672/original/009020900_1730452009-sedang_1710678735IMG-20240317-WA0016.jpg)
















