Terungkap! Mengapa Jumlah Pemain The Forge di Roblox Terus Menurun

22 hours ago 1

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:00 WIB

Jakarta, VIVA – The Forge, game action-RPG yang populer di platform Roblox, sempat mencuri perhatian banyak pemain sejak peluncuran beta-nya pada akhir 2025. Game ini menawarkan pengalaman bertualang dan bertempur dengan sistem progresi yang kuat, termasuk penambangan, crafting, serta penyesuaian karakter yang mendalam.

Namun belakangan, jumlah pemain aktif di The Forge mulai mengalami penurunan meski sebelumnya sempat mencapai puncak popularitas.

Fenomena ini menarik perhatian banyak pihak, karena The Forge bukan sekadar game baru biasa di Roblox. Game ini memiliki konsep yang kuat dan berhasil membangun komunitas besar dalam waktu singkat. Namun, beberapa faktor internal dan eksternal ternyata membuat minat pemain perlahan menurun. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Euforia Pasca-Rilis yang Mulai Memudar

Popularitas awal The Forge sebagian besar didorong oleh euforia rilis beta yang baru diluncurkan. Banyak pemain tertarik mencoba karena game ini menawarkan mekanik yang unik dan berbeda dari game Roblox kebanyakan. Namun, setelah beberapa minggu, antusiasme pemain mulai berkurang.

Fenomena seperti ini umum terjadi pada game yang mengalami lonjakan pemain cepat. Setelah fase awal, pemain mulai mencari konten baru atau tujuan jangka panjang. Jika konten tersebut tidak cukup menarik atau cepat habis, mereka cenderung beralih ke game lain.

2. Gameplay yang Dinilai Terlalu “Grindy” dan Berulang

Salah satu alasan utama penurunan pemain aktif adalah gameplay yang dianggap terlalu repetitif atau grindy. Dalam The Forge, pemain banyak menghabiskan waktu untuk menambang ore, mengolah material, serta melakukan crafting untuk memperkuat karakter.

Walaupun sistem crafting dan progresi dalam game ini cukup kompleks, beberapa pemain menganggap prosesnya terlalu panjang dan berulang. Mereka merasa bahwa setelah mencapai progres tertentu, kegiatan yang dilakukan tidak lagi memberikan sensasi baru, sehingga motivasi untuk bermain terus menurun.

Diskusi komunitas juga menunjukkan bahwa setelah pemain mencapai level tertentu, tantangan dan konten baru menjadi terbatas. Akibatnya, pemain merasa tidak ada tujuan jangka panjang yang jelas untuk terus bermain.

3. Kurangnya Konten Baru yang Konsisten

Halaman Selanjutnya

Selain masalah repetitif, The Forge juga dinilai kurang memiliki konten baru yang datang secara konsisten. Game yang berhasil mempertahankan pemain biasanya rutin menghadirkan update—baik berupa area baru, mode permainan, event, atau fitur baru yang memancing pemain untuk kembali.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |