Tren Koreksi Belum Usai! IHSG Diproyeksi Anjlok, Simak 5 Rekomendasi Saham Jagoan Analis

1 week ago 4

Senin, 4 Mei 2026 - 07:40 WIB

Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi masih dalam tren penurunan (bearish) di sesi perdagangan awal bulan Mei 2026. Posisi terakhir IHSG berada di level 6.956,80 imbas koreksi 2,03 persen pada Kamis, 30 April 2026.

Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova menuturkan, IHSG telah mengonfirmasi pembentukan subwave v pada skenario utama setelah menembus di bawah 6.942 pada Kamis lalu. Ia melihat, tren bullish baru dapat terlihat jika IHSG naik di atas 7.126. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Target dari subwave v di level 6.727 bisa tercapai jika IHSG menembus di bawah support mingguan di 6.838," ungkap Ivan dalam riset hariannya, Senin, 4 April 2026. 

Adapun titik support IHSG berada di area 6.838, 6.727 dan 6.587. Sementara itu, titik resistance pada level 7.126, 7.277, 7.403 dan 7.582. 

Ivan meramal beberapa emiten akan memunjukkan kinerja solid pada sesi perdagangan hari ini. Berikut rekomendasi saham potensial cuan yang menarik untuk para investor perhatikan. 

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)

  • Rekomendasi  : Buy on Weakness
  • Area beli           : 1.690-1.750
  • Target harga    : 1.950

PT Astra International Tbk (ASII)

  • Rekomendasi  : Buy on Weakness
  • Area beli           : 5.850-5.950
  • Target harga    : 6.375

PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

  • Rekomendasi  : Trading Buy
  • Area beli           : 226-232
  • Target harga    : 266

PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP)

  • Rekomendasi  : Trading Buy
  • Area beli           : 9.050-9.250
  • Target harga    : 10.525

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

  • Rekomendasi  : Trading Buy
  • Area beli           : 1.610-1.650
  • Target harga    : 1.830

IHSG Ditutup Melemah

IHSG Ditutup Rontok 144 Poin, Analis Soroti Tingginya Harga Minyak Dunia Bebani APBN

IHSG merosot 2,03 persen atau 144,42 poin menjadi 6.956,80 pada penutupan perdagangan Kamis, 30 April 2026. Kenaikan harga minyak dunia diproyeksi bebani APBN.

img_title

VIVA.co.id

30 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |