Trump: Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang 3 Pekan

7 hours ago 1

Jumat, 24 April 2026 - 11:50 WIB

VIVA –Presiden Donald Trump mengungkap bahwa Israel dan Lebanon sepakat untuk memperpanjang masa gencatan senjata. Keputusan ini disepakati setelah kedua negara tersebut menjalani pertemuan dengan pejabat tinggi Amerika Serikat di Gedung Putih baru-baru ini.

”Pertemuannya berjalan sangat baik. Gencatan senajata antara Israel dan Lebanon akan diperpanjang selama TIGA MINGGU,” demikian keterangan Trump di akun media sosial miliknya Truth seperti dikutip dari laman CNBC Internasional, Jumat 24 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut lagi, Trump juga berjanji akan membantu melindungi Lebanon dari kelompok Hizbullah yang dianggapnya sebagai ancaman serius di Timur Tengah dan organisasi teroris asing. Seperti diketahui Trump menuduh Hizbullah bersama dengan Iran sebagai pihak yang memicu bencana kemanusiaan di Suriah dan destabilisasi di Timur Tengah.

”Amerika Serikat akan bekerja sama dengan Lebanon untuk membantu negara itu melindungi diri dari Hizbullah,” lanjut cuitan Trump tersebut.

Dengan tercapainya kesepakatan ini, artinya dapat memberi waktu tambahan bagi Israel dan Lebanon untuk melanjutkan upaya diplomasi, dengan menunda berakhirnya gencatan senjata awal selama 10 hari yang dicapai pekan lalu.

Dalam unggahannya pada Kamis sore, Trump juga menyebut bahwa perwakilan tingkat tinggi dari kedua negara bertemu dengannya di Ruang Oval, bersama Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee, serta Duta Besar AS untuk Lebanon Michel Issa.

Israel membombardir Lebanon saat gencatan senjata dengan Iran

Lebanon Tolak Perjanjian Apapun Jika Israel Tak Tarik Pasukan

Pemerintah Lebanon tidak akan menandatangani perjanjian apa pun dengan Israel kecuali perjanjian tersebut mencakup "penarikan penuh" pasukan Israel dari wilayahnya.

img_title

VIVA.co.id

24 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |