Senin, 4 Mei 2026 - 10:00 WIB
VIVA –Donald Trump mengklaim dengan percaya diri bahwa kemampuan kognitifnya kemungkinan masih lebih unggul dibanding mantan presiden Barack Obama yang usianya 15 tahun jauh lebih muda darinya. Hal ini disampaikan Trump saat kunjungan ke komunitas pensiunan di The Villages, Florida AS Jumat lalu.
Dalam pidatonya di sana, Trump sempat melontarkan kritik kepada sejumlah tokoh dari Partai Demokrat mulai dari Obama, Gubernur California Gavin Newsom hingga mantan presiden Joe Biden. Dia juga secara khusus menyoroti Gubernur California yang sebelumnya menyindir Trump dengan menyebut tidak bisa membaca dan menulis.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Kita seharusnya menyuruh dia (Gubernur California) ikut tes kognitif. Saya sudah ikut tiga kali, dan semuanya lulus dengan nilai sempurna. Saya satu-satunya presiden yang pernah menjalani tes seperti itu, karena menurut saya Obama tidak akan bisa melewatinya,” kata Trump dikutip dari laman Washington Examiner, Senin 4 Mei 2026.
Trump juga mempertanyakan latar belakang pendidikan Obama.
“Bukankah dia masuk Harvard dengan nilai rata-rata C? Saya rasa dia tidak akan lulus. Apalagi Biden… sudahlah,” lanjutnya.
Trump sendiri tercatat sebagai presiden tertua saat dilantik tahun lalu, yakni pada usia 78 tahun 7 bulan atau lebih tua dari Biden yang berusia 78 tahun 2 bulan saat dilantik pada Januari 2020.
Dalam kampanye pemilu 2024, baik Trump maupun Biden sempat menghadapi banyak pertanyaan soal kemampuan mereka untuk menjalani masa jabatan empat tahun ke depan. Biden akhirnya mundur dari pencalonan setelah penampilan debatnya pada Juni 2024 dinilai buruk dan memperlihatkan masalah kognitifnya di hadapan publik. Sementara itu, Obama jauh lebih muda saat menjabat, yakni 47 tahun saat dilantik pada 2009 dan 55 tahun saat meninggalkan Gedung Putih pada 2017.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Trump berulang kali mengklaim dirinya berhasil melewati tes kognitif dengan hasil sangat baik. Pada Oktober 2025, ia bahkan mengatakan kepada wartawan bahwa hasil MRI-nya sempurna, di tengah pertanyaan terkait alasan ia menjalani dua kali pemeriksaan kesehatan tahunan.
“Dokter Gedung Putih melaporkan bahwa saya dalam kondisi ‘SANGAT SEHAT’ dan saya juga ‘LULUS SEMPURNA’ artinya menjawab 100 persen pertanyaan dengan benar untuk ketiga kalinya dalam tes kognitif. Tidak ada presiden atau wakil presiden sebelumnya yang mau menjalani tes seperti ini,” tulis Trump di media sosial pada Januari lalu.
Halaman Selanjutnya
Pada April 2025, Trump kembali menyatakan bahwa ia merasa menjawab semua pertanyaan dengan benar dalam tes kognitif yang dijalaninya sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan selama empat jam di Walter Reed National Military Medical Center, yang dilakukan oleh dokter pribadinya, Kapten Angkatan Laut Sean Barbabella.

1 week ago
8











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)