Trump Tak Larang Pemain Iran Tampil di Piala Dunia, Tapi Tegas Larang Ini

3 hours ago 2

Jumat, 24 April 2026 - 17:50 WIB

VIVA – Polemik keikutsertaan Iran di Piala Dunia FIFA 2026 terus bergulir, namun pemerintah Amerika Serikat akhirnya memberikan kejelasan.

Presiden Donald Trump menegaskan bahwa para pemain Iran tetap diizinkan tampil, meski ada batasan ketat yang tak bisa ditawar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi Menggetarkan Timnas Iran Jelang Piala Dunia 2026, Tas Sekolah Jadi Simbol Duka

Pernyataan ini disampaikan di tengah spekulasi yang sempat memanas terkait kemungkinan Iran dilarang tampil di turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada mulai 11 Juni 2026.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan bahwa Washington tidak memiliki masalah dengan para atlet Iran. Namun, ia menggarisbawahi ada larangan tegas terhadap individu tertentu yang ingin ikut rombongan tim.

“Tidak ada dari pihak Amerika Serikat yang mengatakan mereka tidak boleh datang,” ujar Menlu AS, Rubio seperti dikutip Reuters. 

Ia kemudian menjelaskan bahwa pembatasan diberlakukan kepada pihak-pihak yang memiliki keterkaitan dengan Islamic Revolutionary Guard Corps atau IRGC, yang telah ditetapkan AS sebagai organisasi teroris asing.

“Masalahnya bukan pada atletnya. Tapi pada orang-orang lain yang mungkin ingin mereka bawa, beberapa di antaranya punya hubungan dengan IRGC. Kami mungkin tidak bisa mengizinkan mereka masuk, tapi bukan atletnya,” tegas Rubio.

Bahkan, Rubio menegaskan pemerintah AS tidak akan mentolerir upaya penyusupan dengan kedok resmi.

“Mereka tidak bisa membawa sekelompok teroris IRGC ke negara kami dan berpura-pura sebagai jurnalis atau staf pelatih,” ujarnya.

Senada dengan itu, Trump juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak ditujukan untuk merugikan atlet.

“Kami tidak ingin mempengaruhi para atlet,” kata Trump dalam pernyataannya di Gedung Putih.

Sebelumnya, kontroversi sempat mencuat setelah seorang utusan Trump, Paolo Zampolli, mengusulkan agar posisi Iran digantikan oleh Italia di turnamen tersebut. Namun hingga kini, tidak ada indikasi resmi bahwa Iran akan dicoret atau mengundurkan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Iran juga sempat meminta kepada FIFA agar seluruh pertandingan fase grup mereka dipindahkan dari Amerika Serikat ke Meksiko. Permintaan itu akhirnya ditolak.

Ketegangan geopolitik menjadi latar belakang situasi ini. Konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang memanas sejak akhir Februari lalu sempat memicu kekhawatiran soal keamanan turnamen.

Halaman Selanjutnya

Meski demikian, gencatan senjata yang rapuh kini telah berlangsung selama lebih dari dua pekan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |