Jakarta, VIVA – Timnas Indonesia dipastikan akan mendapatkan lawan tangguh pada agenda FIFA Matchday periode Juni 2026. Skuad Garuda dijadwalkan menjamu tim kuat asal Asia Barat, Timnas Oman, dalam laga uji coba yang akan berlangsung di Jakarta pada 5 Juni 2026.
Laga ini menjadi bagian penting dari persiapan tim asuhan pelatih nasional untuk mendongkrak posisi di peringkat FIFA, sekaligus mematangkan taktik sebelum terjun ke turnamen resmi. Pertandingan melawan Oman selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi publik sepak bola tanah air, bukan hanya soal teknis di lapangan, tapi juga memori sejarah yang unik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Memori Duel 2010 dan Aksi Hendri Mulyadi
Bicara soal pertemuan Indonesia melawan Oman di Jakarta, ingatan publik seolah kembali ke tahun 2010 dalam laga Kualifikasi Piala Asia 2011. Saat itu, sebuah kejadian tak terduga mencuri perhatian dunia internasional ketika seorang suporter bernama Hendri Mulyadi melakukan aksi pitch invasion (masuk ke lapangan).
Hendri nekat berlari ke tengah lapangan saat pertandingan masih berlangsung, merebut bola, dan mencoba menggiringnya ke arah gawang Oman. Aksi tersebut ia lakukan sebagai bentuk frustrasi melihat performa lini depan Timnas Indonesia yang kesulitan mencetak gol pada saat itu. Meski berakhir dengan diamankannya Hendri oleh pihak keamanan, momen tersebut menjadi salah satu kejadian paling ikonik dalam sejarah sepak bola Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Kabar Sang Suporter Kini
Hendri Mulyadi diamankan polisi.
Photo :
- Andika Wahyu/Antara
Lantas, bagaimana kabar Hendri Mulyadi sekarang? Setelah belasan tahun berlalu sejak aksi nekatnya yang viral, Hendri kini menjalani kehidupan yang jauh dari sorotan kamera. Meski tidak lagi melakukan aksi ekstrem di stadion, kecintaannya terhadap Timnas Indonesia dikabarkan tetap tidak luntur. Aksi "legendarisnya" itu kini menjadi pengingat betapa besarnya gairah dan harapan suporter terhadap prestasi skuad Garuda.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ujian Berat di Jakarta
Kembali ke masa kini, pertandingan pada 5 Juni mendatang diprediksi akan berjalan jauh berbeda. Dengan komposisi pemain yang lebih modern dan peringkat FIFA yang terus merangkak naik, Indonesia diharapkan mampu memberikan perlawanan sengit terhadap Oman.
Halaman Selanjutnya
Laga ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk membuktikan kualitas mereka di hadapan pendukung sendiri. Pihak PSSI berharap dukungan penuh dari suporter dapat memotivasi pemain untuk meraih hasil maksimal, tentu saja dengan ketertiban yang tetap terjaga di dalam stadion.

4 days ago
2



























