VIVA – Kasus perundungan terhadap guru di SMAN 1 Purwakarta menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial.
Peristiwa tersebut memicu reaksi luas di masyarakat, termasuk dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang mengaku prihatin atas perilaku siswa terhadap guru.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dedi kemudian mendatangi langsung Atun Syamsiah, guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) di SMAN 1 Purwakarta yang menjadi korban dalam video viral tersebut.
Dalam pertemuan itu, Atun menjelaskan bahwa murid-muridnya memang melakukan kesalahan, namun ia memilih untuk memaafkan.
Atun Syamsiah, Guru PKN di SMAN 1 Purwakarta yang diacungi jari tengah oleh murid-muridnya
Menurut Atun, para siswa masih memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Ia menilai hukuman bukan satu-satunya jalan untuk memperbaiki perilaku mereka.
“Jangan (dihukum), itu kasihan. Generasi masih panjang waktunya dia untuk berubah, berbuat baik. Yang salah nggak selamanya salah, Pak, yang nakal nggak selamanya,” ujar Atun, dikutip dari unggahan Instagram Dedi Mulyadi.
Atun juga menegaskan bahwa ia telah sepenuhnya memaafkan murid-muridnya. Ia berharap sikap tersebut dapat menjadi dorongan bagi para siswa untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang berakhlak.
“Ibu memaafkan nih?” tanya Dedi.
“Sangat memaafkan, saksinya Allah, dan saya sangat memaafkan, supaya menjadi anak-anak yang berakhlak,” jawab Atun.
Atas sikap tersebut, Dedi Mulyadi memberikan bantuan berupa uang tabungan sebesar Rp25 juta kepada Atun. Namun, bantuan itu kemudian disumbangkan oleh Atun kepada yayasan yatim yang berada di bawah binaannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Mengetahui hal tersebut, Dedi menyatakan akan tetap memberikan bantuan tersebut secara tunai kepada Atun. Selain itu, ia juga memberikan bantuan berupa satu unit pendingin ruangan (AC) untuk mendukung kegiatan di yayasan tersebut.
Di akhir pernyataannya, Atun berharap langkah yang diambilnya mendapat ridho Tuhan dan menjadi bagian dari upaya mendidik generasi yang lebih baik di masa depan.
Dedi Mulyadi Pantau Sanksi 9 Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Acungkan Jari Tengah ke Guru
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi meninjau langsung pelaksanaan sanksi terhadap sembilan siswa di SMAN 1 Purwakarta setelah kasus penghinaan terhadap guru mereka viral.
VIVA.co.id
23 April 2026

5 hours ago
1



























