Volix Buka Suara usai Dikaitkan dengan Bakom RI: Kami Bukan Mitra Pemerintah!

1 week ago 5

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:13 WIB

Jakarta, VIVA – Ramainya pembahasan soal “homeless media” dan New Media Forum bentukan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menyeret banyak nama media digital populer di Indonesia. Salah satu yang paling disorot publik adalah Volix setelah namanya muncul dalam daftar media yang disebut tergabung dalam forum tersebut.

Namun di tengah derasnya perbincangan di media sosial, Volix akhirnya buka suara. Melalui akun Instagram resminya @volix.media, mereka menyampaikan pernyataan sikap yang menegaskan tidak memiliki hubungan resmi dengan Bakom RI sebagaimana berkembang dalam pemberitaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahan tersebut, Volix secara gamblang membantah pernah mengikuti agenda yang diselenggarakan Bakom RI.

“Volix TIDAK PERNAH menghadiri pertemuan, press conference, maupun acara apa pun yang diselenggarakan oleh Badan Komunikasi Pemerintah (BAKOM RI),” demikian isi pernyataan resmi Volix, Kamis 7 Mei 2026.

Tak berhenti di situ, Volix juga menepis anggapan bahwa mereka merupakan media pendukung pemerintah atau bagian dari kerja sama resmi yang dibentuk Bakom RI bersama sejumlah media digital.

“Volix BUKAN mitra resmi sebagai media pendukung pemerintah, dan TIDAK PERNAH berkomunikasi langsung dengan pihak BAKOM RI terkait hal tersebut,” lanjut pernyataan itu.

Pihak Volix menyebut klarifikasi ini dibuat untuk meluruskan informasi yang terlanjur berkembang di ruang publik. Mereka menegaskan akan tetap berjalan sebagai perusahaan independen di tengah polemik yang sedang ramai diperbincangkan.

“Volix akan terus menjalankan komitmen sebagai perusahaan independen,” tulis mereka.

Pernyataan tersebut langsung menjadi perhatian warganet karena sebelumnya nama Volix ikut disebut dalam daftar media digital yang dipaparkan Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, saat memperkenalkan New Media Forum di Jakarta pada Rabu, 6 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konferensi pers tersebut, Qodari menjelaskan bahwa pemerintah tengah mencoba memperluas pola komunikasi publik dengan menggandeng pelaku media digital yang memiliki pengaruh besar di media sosial.

“Kehadiran teman-teman New Media mencerminkan upaya Bakom untuk menjangkau publik seluas-luasnya, tidak hanya melalui media konvensional, tetapi juga melalui kanal-kanal digital yang pada hari ini telah menjadi realita media atau realita komunikasi digital sebagai bentuk dari perkembangan teknologi dan sosial kemasyarakatan,” kata Qodari dikutip Antara.

Halaman Selanjutnya

Menurut dia, New Media Forum menjadi wadah kolaborasi berbagai pelaku media digital yang sebelumnya dikenal dengan istilah “homeless media”, lalu berkembang menjadi entitas media baru dengan audiens besar.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |