Warren Buffett Pensiun, Greg Abel Siap Memimpin Berkshire Hathaway Mulai 2026

4 weeks ago 8

Senin, 29 Desember 2025 - 16:00 WIB

Jakarta, VIVA – Warren Buffett, sang “Oracle of Omaha,” resmi mengumumkan pensiunnya sebagai CEO Berkshire Hathaway setelah enam dekade mengemudikan konglomerat raksasa ini. Keputusan Buffett menandai perubahan besar dalam lanskap bisnis global, di tengah pasar saham yang terus mencatatkan rekor, serta teknologi dan AI yang mendominasi pertumbuhan indeks S&P 500.

Perpisahan ini tentu menjadi momen refleksi bagi investor dan pengusaha di seluruh dunia. Selama bertahun-tahun, Buffett tidak hanya mengubah nasib Berkshire Hathaway, tetapi juga membentuk filosofi investasi yang menekankan kesabaran, disiplin, dan strategi “buy-and-hold” yang kini menjadi pegangan banyak investor. 

Melalui pengumuman pensiunnya, dunia kini menunggu langkah Greg Abel yang akan mengambil alih tongkat estafet kepemimpinan mulai 1 Januari 2026.

Warren Buffett, yang kini berusia 94 tahun, mengumumkan pensiunnya pada rapat pemegang saham Mei 2025. Ia menyatakan bahwa dirinya akan tetap menjadi pemegang saham dan penasihat sesekali, tetapi keputusan operasional sehari-hari akan berakhir. 

Dalam bulan-bulan terakhirnya, Buffett mempercepat distribusi saham Berkshire kepada yayasan yang dibentuk oleh ketiga anaknya, senilai sekitar US$1,3 miliar atau setara Rp21,7 triliun.

Di bawah kepemimpinan Buffett, Berkshire Hathaway berkembang dari perusahaan tekstil yang sedang kesulitan menjadi konglomerat senilai US$1,16 triliun (sekitar Rp19.372 triliun) dengan kas sebesar US$300 miliar (Rp5.010 triliun) dan portofolio merek-merek ikonik seperti GEICO, Dairy Queen, dan Apple. 

Selama tiga tahun terakhir, Buffett juga melakukan penyesuaian portofolio besar-besaran, menjual saham senilai US$184 miliar (Rp3.073 triliun) termasuk pemangkasan besar di Apple, Bank of America, dan Chevron, sambil menambah kepemilikan moderat di Chubb, Alphabet, dan Sirius XM.

Transisi kepemimpinan ini terjadi di tengah pasar saham AS yang mencatatkan pertumbuhan dua digit untuk tahun ketiga berturut-turut, didorong terutama oleh sektor teknologi dan AI. Greg Abel, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua operasi non-asuransi, akan melanjutkan gaya manajemen terdesentralisasi Berkshire, fokus pada inti bisnis asuransi, energi, dan kereta api, sambil mengelola cadangan kas besar konglomerat.

“Greg Abel telah menunjukkan komitmen untuk mempertahankan gaya manajemen terdesentralisasi dan fokus pada bisnis inti,” kata analis pasar, sebagaimana dikutip dari Market Force, Senin, . “Sementara itu, warisan Buffett menekankan nilai jangka panjang, investasi disiplin, dan filosofi ‘beli dan tahan’ akan tetap mempengaruhi investor di seluruh dunia,” tutupnya.

Miliarder Charlie Munger

Frugal Living Ekstrem Ala Charlie Munger, Tinggal 70 Tahun di Rumah Tanpa AC Meski Punya Mansion Mewah

Kisah Charlie Munger yang memilih hidup sederhana di rumah tanpa AC selama 70 tahun, meski memiliki mansion laut spektakuler. Pelajaran soal kebahagiaan & kekayaan.

img_title

VIVA.co.id

4 Desember 2025

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |