Jakarta, VIVA - PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk merupakan gabungan atau hasil merger dari PT XL Axiata Tbk dan PT Smartfren Telecom Tbk yang efektif beroperasi pada 16 April 2025.
Satu tahun beroperasi, XLSmart mencatatkan fundamental bisnis kokoh pada tahun pertama operasionalnya pascaintegrasi. Emiten telekomunikasi itu kini fokus pada peningkatan kualitas pengalaman pelanggan dan penguatan tim internal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hingga akhir 2025, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan 23 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Pertumbuhan tersebut selaras dengan keberhasilan sinergi tahun pertama yang melampaui target awal.
Proses integrasi yang berjalan lebih cepat memungkinkan optimalisasi operasional, mulai dari konsolidasi jaringan hingga efisiensi layanan bagi 73 juta pelanggan.
"Kami akan terus meningkatkan kualitas jaringan dan menghadirkan layanan digital yang sesuai dibutuhkan publik. Momentum ini sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh karyawan dan keluarga mereka, yang menjadi pondasi utama di balik setiap pencapaian perusahaan,” kata Direktur Utama dan Kepala Eksekutif XLSmart, Rajeev Sethi, Minggu, 26 April 2026.
Saat ini, XLSmart telah menghadirkan layanan 5G dengan cakupan blanket coverage di 33 kabupaten/kota. Perluasan ini diproyeksikan terus bertambah demi mendukung ekosistem Internet of Things (IoT) dan transformasi digital berbagai sektor industri.
Selain kinerja keuangan, XLSmart meraih pengakuan sebagai salah satu perusahaan berkinerja terbaik di Asia Pacific 2026. Perusahaan menempati peringkat 278 dari 500 perusahaan berdasarkan parameter kepuasan karyawan, kinerja keuangan, dan transparansi keberlanjutan (ESG).
Bukan itu saja. Rajeev Sethi juga mengaku berkomitmen mendukung pembangunan yang inklusif melalui Sisternet Female Future Leader. Program itu mendorong perempuan terlibat dalam ekosistem ekonomi digital.
XLSmart Future Ready akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan, komunitas, perusahaan global seperti ZTE dan Huawei untuk memaksimalkan program tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami menargetkan program ini menjangkau 1 juta peserta dan membuka akses peluang kerja untuk 1.000 talenta yang terpilih," tuturnya.
Sisternet juga memberdayakan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) perempuan melalui training, mentoring, dan literasi digital, di mana program ini telah menjangkau lebih dari 4.000 UKM perempuan di berbagai wilayah Indonesia.
BIZ Ultra 5G+ Tembus 500 Mbps, Harga Mulai Rp150 Ribu
Paket internet BIZ Ultra 5G+ dirancang khusus untuk pelanggan enterprise dan UMKM yang membutuhkan koneksi internet cepat, stabil, dan fleksibel. Bukan itu saja.
VIVA.co.id
2 April 2026

3 hours ago
1



























