1.000 Artis Dunia Kompak Boikot Eurovision Song Contest Gara-Gara Israel

4 days ago 3

Selasa, 21 April 2026 - 19:15 WIB

VIVA –Ajang Eurovision Song Contest yang diselenggarakan oleh Uni Penyiaran Eropa (EBU) menuai kritik dari ribuan musisi dan pekerja seni. Ada lebih dari 1.000 musisi dan pekerja seni membuat surat terbuka yang menyuarakan boikot terhadap acara tersebut setelah keikutsertaan Israel di dalam kontes itu. 

Sejumlah musisi besar seperti Brian Eno, Massive Attack, Kneecap, dan Roger Waters, serta mantan pemenang Eurovision seperti Emmelie de Forest dan Charlie McGettigan turut ambil bagian dalam aksi ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surat terbuka yang diinisiasi oleh kelompok 'No Music for Genocide' ini mengajak para artis, penyiar, kru serta penggemar untuk menarik dukungan dari acara tersebut sampai EBU mengeluarkan penyiar publik Israel, KAN. 

Melansir laman Anadolu Agency, Selasa 21 April 2026, dalam surat itu pihaknya mempertanyakan keikutsertaan Israel dalam ajang tersebut. Namun hal ini berbanding terbalik dengan Rusia yang diskors dari ajang tersebut akibat perang di Ukrania pada tahun 2022 lalu. Kebijakan ini  menunjukkan adanya standar ganda dalam kebijakan EBU. 

“Tanggapan EBU yang tidak konsisten terhadap tindakan Rusia dan Israel telah menghapus anggapan bahwa Eurovision benar-benar ‘netral’. Pada 2022, EBU menyatakan bahwa kehadiran Rusia akan ‘merusak reputasi kompetisi’. Namun, lebih dari 30 bulan genosida di Gaza bersamaan dengan pembersihan etnis dan perampasan tanah di Tepi Barat yang terkepung tidak dianggap cukup untuk menerapkan kebijakan yang sama terhadap Israel,” bunyi petisi tersebut.

Para artis menilai EBU telah merusak klaim netralitasnya sendiri dan mengajak pelaku industri untuk bersikap tegas, dengan menegaskan bahwa diam saja bukanlah pilihan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu juga memuji sejumlah penyiar dan peserta yang dilaporkan mundur dari seleksi nasional atau menolak berpartisipasi sebagai bentuk protes, termasuk dari organisasi di Spanyol, Irlandia, Islandia, Slovenia, dan Belanda.

Eurovision Song Contest dijadwalkan akan digelar berikutnya di Austria pada 12 hingga 16 Mei.

Masjid Al Aqsa di Yerusalem, Palestina

Pemukim Israel Terobos Masuk Masjid Al-Aqsa, Lakukan Ritual Provokatif dan Kibarkan Bendera

Para pemukim Israel pada Selasa menerobos masuk kompleks Masjid Al-Aqsa dengan dikawal ketat pasukan pendudukan Israel. Pemerintah Yerusalem mengecam keras.

img_title

VIVA.co.id

21 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |