12 Tahun Tanpa Piala Dunia! Catatan Tragis Timnas Italia Sang Juara Dunia 4 Kali

2 hours ago 1

Rabu, 1 April 2026 - 10:12 WIB

Roma, VIVA – Dunia sepak bola kembali diguncang kenyataan pahit. Timnas Italia, negara dengan tradisi sepak bola yang sangat kental dan pemilik empat gelar juara dunia, dipastikan absen dari Piala Dunia 2026. Kegagalan ini menandai periode tergelap dalam sejarah Gli Azzurri: 12 tahun tanpa Piala Dunia.

Dari Puncak Dunia ke Lubang Kegagalan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Italia bukanlah tim sembarangan. Dengan koleksi trofi Piala Dunia pada tahun 1934, 1938, 1982, dan 2006, mereka berdiri sejajar dengan Jerman dan hanya tertinggal satu trofi dari Brasil sebagai penguasa sepak bola jagat raya.

Namun, prestasi mentereng tersebut seolah menjadi naskah kuno. Setelah terakhir kali menginjakkan kaki di putaran final pada 2014, Italia harus absen di Rusia (2018), Qatar (2022), dan kini dipastikan hanya menjadi penonton saat turnamen digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 2026 mendatang.

Statistik yang Menyakitkan

Ironi menyelimuti kegagalan kali ini. Sebagai negara dengan Peringkat 12 FIFA, Italia memegang status sebagai tim dengan ranking tertinggi yang gagal lolos ke putaran final 2026.

Sejarah mencatat betapa dominannya Italia di masa lalu:

  • Piala Dunia: 4 kali Juara, 2 kali Runner-up (1970, 1994), serta peringkat ketiga (1990).
  • Euro: 2 kali Juara (1968, 2020) dan 2 kali finalis (2000, 2012).
  • Prestasi Lain: Peringkat ketiga di UEFA Nations League (2021, 2023) dan FIFA Confederations Cup (2013).

Namun, rentetan trofi tersebut tidak mampu menolong mereka saat menghadapi tekanan di babak kualifikasi dan playoff.

Timnas Italia vs Bosnia-Herzegovina

"Anak Italia Sudah SMP, Azzurri Belum Juga Lolos"

Absennya Italia selama 12 tahun memberikan gambaran sosial yang cukup menyentuh bagi para penggemarnya. Jika seorang fans Italia memiliki anak saat terakhir kali mereka berlaga di Piala Dunia 2014, anak tersebut kini mungkin sudah duduk di bangku kelas 6 SD atau bahkan 7 SMP tanpa pernah melihat negaranya bertanding di turnamen terbesar tersebut.

Satu generasi penikmat sepak bola di Italia kini tumbuh besar tanpa memori menyaksikan Azzurri berlaga di panggung dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Luka di Balik Kejayaan Euro 2020

Keberhasilan memenangkan Euro 2020 sempat dianggap sebagai titik balik kebangkitan Italia. Namun, kenyataannya trofi Eropa tersebut hanyalah pelipur lara sementara. Penurunan performa di momen-momen krusial kualifikasi menunjukkan adanya masalah sistemik yang membuat sang raksasa terus terjatuh di lubang yang sama.

Halaman Selanjutnya

Kini, Italia harus kembali melakukan evaluasi total. Pertanyaannya bukan lagi kapan mereka akan juara lagi, melainkan kapan dunia bisa kembali melihat warna biru khas Italia menghiasi lapangan hijau di ajang Piala Dunia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |