Bandarlampung, VIVA – Tim SAR gabungan menemukan dua mahasiswi Universitas Lampung (Unila) yang hanyut terbawa arus air di Wira Garden usai satu hari pencarian.
"Kedua mahasiswi tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kedua jenazah ditemukan di titik koordinat 5°27'43.290"S 105°15'53.107"E, tepatnya di kawasan Pulau Pasaran," kata Komandan Tim Rescue SAR Lampung Santosa di Bandarlampung, Kamis, 2 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia menjelaskan kedua korban ditemukan di perairan Pulau Pasaran setelah dilakukan pencarian intensif sejak Rabu, 1 April 2026 siang oleh SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Bandarlampung, Damkarmat Bandarlampung, Polri, dan relawan.
"Berdasarkan data dari Tim Rescue Basarnas Lampung, kedua korban teridentifikasi sebagai Fatmawati (22), mahasiswi Fakultas MIPA Unila asal Tulang Bawang Barat, dan Bunga Rosana (22), mahasiswi Unila asal Metro," kata dia.
Dia menjelaskan peristiwa hanyutnya dua korban tersebut bermula saat mereka bersama dua rekan lainnya, Rika Yolanda dan Damayanti, datang ke Wira Garden untuk berekreasi.
"Kemudian, sekitar pukul 12.00 WIB, hujan deras sempat mengguyur lokasi. Usai hujan reda, keempatnya memutuskan untuk berfoto di atas batu di tengah aliran sungai. Namun nahas, tiba-tiba debit air meningkat drastis akibat kiriman air bandang dari arah hulu," kata dia.
Kemudian, lanjut dia, dua rekan korban, Rika dan Damayanti, berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke tepian. Namun Fatmawati dan Bunga tidak sempat menghindar dan langsung terseret arus yang sangat deras
"Setelah melakukan penyisiran sepanjang radius 1,5 km hingga Rabu malam namun nihil. Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pada Kamis pagi," kata dia.
Kapolsek Teluk Betung Timur Kompol Toni Apriadi mengimbau kepada seluruh pengelola tempat wisata dan pengunjung untuk selalu waspada, terutama saat cuaca ekstrem.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai. Kondisi cuaca yang tidak menentu di hulu dapat menyebabkan peningkatan debit air secara tiba-tiba atau air bandang," kata dia.
Adapun data Korban meninggal dunia adalah Fatmawati (22) beralamat Kelurahan Indraloka Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat status Mahasiswi Fakultas MIPA Unila dan Bunga Rosana (22), Kelurahan Hadi Mulyo, Kecamatan. Metro Barat, Kota Metro sebagai status Mahasiswi Unila. (Ant)
Dua Pelaku Tawuran Maut di Maluku Tenggara Dicokok! Korban Tewas Dibacok Parang
Sebanyak dua orang berinisial EN dan OH dicokok jajaran Polres Maluku Tenggara, terkait tawuran menewaskan satu orang di Desa Danar, Kecamatan Kei Kecil.
VIVA.co.id
2 April 2026

3 weeks ago
9



























