VIVA – Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang sangat didambakan oleh setiap Muslim. Menjadi tamu Allah di Tanah Suci bukan hanya soal perjalanan fisik menuju Makkah, tetapi juga perjalanan hati untuk mendekatkan diri kepada-Nya.
Karena itu, persiapan haji tidak cukup hanya dengan kesiapan biaya dan kesehatan, tetapi juga membutuhkan kesiapan mental, ilmu, serta spiritual agar ibadah berjalan sempurna.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Haji menjadi rukun Islam kelima yang diwajibkan bagi umat Islam yang mampu. Kemampuan di sini tidak hanya berarti memiliki biaya, tetapi juga kesiapan fisik, keamanan perjalanan, serta kesiapan keluarga yang ditinggalkan.
Kewajiban ini ditegaskan langsung oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an:
وَللَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلاً وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ الله غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ
Artinya, “Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam. (QS Ali ‘Imran [3]: 97).”
Agar ibadah haji semakin sempurna, para ulama menjelaskan adanya sejumlah amalan penting yang dianjurkan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Mengutip dari NU Online, Selasa, 21 April 2026, Hujjatul Islam Imam Abu Hamid Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumiddin menjelaskan beberapa amalan yang sebaiknya dilakukan jamaah haji sebelum berangkat menuju Makkah.
1. Bertobat dan Menyelesaikan Hak Sesama
Amalan pertama yang sangat dianjurkan adalah bertobat kepada Allah SWT. Jamaah haji hendaknya memohon ampun atas segala dosa yang pernah dilakukan, baik dosa kepada Allah maupun kepada sesama manusia.
Selain itu, penting juga untuk menyelesaikan urusan dengan orang lain, seperti membayar utang, mengembalikan barang pinjaman, memenuhi hak keluarga yang ditinggalkan, serta memastikan nafkah mereka tercukupi selama ditinggal berhaji. Bekal yang dibawa pun harus berasal dari harta yang halal agar perjalanan ibadah menjadi lebih berkah.
Bersedekah sebelum berangkat juga termasuk amalan yang dianjurkan sebagai bentuk penyucian harta dan hati.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
2. Shalat Sunnah Dua Rakaat dan Membaca Doa
Sebelum berangkat haji, jamaah dianjurkan melaksanakan shalat sunnah dua rakaat. Tata caranya sama seperti shalat sunnah biasa, hanya saja pada rakaat pertama membaca Surat Al-Kafirun setelah Al-Fatihah, dan pada rakaat kedua membaca Surat Al-Ikhlas setelah Al-Fatihah.
Halaman Selanjutnya
Setelah shalat selesai, dianjurkan membaca doa berikut:

4 days ago
11



























