Zenica, VIVA – Mimpi buruk sepak bola Italia kembali menjadi kenyataan. Timnas Italia dipastikan absen dari panggung tertinggi sepak bola dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah disingkirkan Timnas Bosnia-Herzegovina dalam drama adu penalti pada final play-off jalur A Kualifikasi Piala Dunia 2026, Rabu 1 April 2026 dini hari WIB.
Berlaga di Stadion Bilino Polje, laga harus berakhir dengan skor 1-1 hingga babak tambahan waktu. Namun, dalam babak tos-tosan, Italia menyerah 4-1 setelah dua penendang mereka, Pio Esposito dan Bryan Cristante, gagal menunaikan tugasnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berikut adalah ulasan jalannya pertandingan serta fakta-fakta menarik di balik kegagalan bersejarah Italia yang dirangkum dari data Opta dan UEFA:
Jalannya Pertandingan: Kartu Merah yang Mengubah Segalanya
Italia sebenarnya memulai laga dengan sangat baik. Moise Kean membawa tim tamu unggul cepat pada menit ke-15. Namun, petaka datang di menit ke-41 saat bek andalan Alessandro Bastoni diganjar kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Amar Memic.
Bermain dengan 10 orang membuat Italia tertekan di babak kedua. Pertahanan kokoh yang digalang akhirnya runtuh pada menit ke-79 lewat gol Haris Tabakovic yang memanfaatkan bola rebound. Ketangguhan Bosnia berlanjut hingga adu penalti, di mana empat eksekutor mereka sukses menyapu bersih gol, sementara Italia hanya mampu melesakkan satu gol penalti.
7 Fakta Menarik Kegagalan Italia (Analisis Opta & Sejarah)
1. Hat-trick Kegagalan (The Darkest Era)
Italia kini resmi absen dalam tiga edisi Piala Dunia berturut-turut (2018, 2022, dan 2026). Ini adalah rekor terburuk dalam sejarah sepak bola mereka. Sebelumnya, Italia hanya pernah absen pada edisi 1930 (tidak berpartisipasi) dan 1958 (gagal kualifikasi).
2. Moise Kean
Samai Rekor Legenda Meski berakhir pahit, Moise Kean mencatatkan tinta emas secara individu. Berdasarkan data Opta, Kean selalu mencetak gol dalam 6 penampilan beruntun untuk Italia (total 8 gol). Ia menjadi pemain keempat yang mampu melakukan ini setelah Adolfo Baloncieri (1928), Luigi Riva (1969), dan Roberto Bettega (1977).
Timnas Italia vs Bosnia-Herzegovina
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
3. Jejak Merah
Alessandro Bastoni Kartu merah yang diterima Bastoni pada menit ke-41 adalah momen langka. Opta mencatat Bastoni adalah pemain Italia pertama yang menerima kartu merah di laga Kualifikasi Piala Dunia sejak Giorgio Chiellini pada September 2016 saat melawan Israel.
Halaman Selanjutnya
4. Deja Vu bagi Bosnia

3 weeks ago
7



























