Jakarta, VIVA – Kenyamanan berkendara di tengah terik matahari sangat bergantung pada performa sistem pendingin kabin atau AC. Namun, seiring bertambahnya usia kendaraan, komponen AC seringkali mengalami penurunan fungsi hingga kerusakan permanen.
Pemilik kendaraan perlu memahami bahwa biaya perbaikan AC sangat variatif, tergantung pada tingkat kerusakan dan jenis suku cadang yang dibutuhkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dari rangkuman VIVA Otomotif Jumat 3 April 2026, komponen yang paling sering menguras kantong adalah kompresor, yang sering disebut sebagai jantung dari sistem AC.
Untuk mobil kategori MPV atau LMPV populer seperti Toyota Avanza atau Mitsubishi Xpander, harga kompresor baru saat ini berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp2,8 juta. Harga ini tentu akan melonjak tajam bagi pemilik mobil premium atau pabrikan Eropa, yang biayanya bisa menembus angka Rp6 juta hingga belasan juta rupiah.
Selain kompresor, evaporator dan kondensor juga menjadi komponen yang rawan bocor akibat korosi. Evaporator yang bertugas mendinginkan udara di dalam kabin umumnya dibanderol di kisaran Rp900 ribu hingga Rp2 juta.
Biaya ini biasanya sudah mencakup jasa bongkar pasang yang cukup rumit karena letaknya di balik dasbor. Sementara itu, kondensor yang terletak di area depan mesin memiliki harga yang sedikit lebih terjangkau, yakni di kisaran Rp600 ribu hingga Rp1,5 juta.
Kerusakan juga sering terjadi pada bagian elektrikal dan pendukung seperti magnetic clutch atau extra fan. Jika AC mobil tiba-tiba terasa panas saat sedang terjebak kemacetan, ada kemungkinan magnetic clutch sudah lemah dengan estimasi harga penggantian antara Rp450 ribu hingga Rp950 ribu.
Sedangkan untuk motor fan atau kipas tambahan yang membantu pendinginan kondensor, pemilik perlu menyiapkan dana sekitar Rp300 ribu hingga Rp700 ribu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di luar harga komponen fisik, pemilik kendaraan juga harus memperhitungkan biaya jasa perbaikan dan bahan pendukung lainnya. Proses pengisian ulang freon beserta oli kompresor biasanya memakan biaya sekitar Rp250 ribu hingga Rp450 ribu.
Sangat disarankan juga untuk melakukan flushing sistem agar sirkulasi pendingin kembali bersih, dengan biaya tambahan sekitar Rp300 ribu. Sebagai langkah preventif, penggantian filter kabin secara rutin setiap 10.000 km dengan biaya mulai dari Rp50 ribu sangat dianjurkan guna mencegah kerusakan yang lebih besar pada sistem evaporator.
Ujian SIM A Bikin Deg-degan, Ini 9 Materi yang Harus Dilatih Sampai Lancar
Ujian praktik menjadi momok bagi banyak calon pengemudi yang ingin memiliki Surat Izin Mengemudi atau SIM A. Tidak sedikit peserta yang harus mengulang karena gagal.
VIVA.co.id
4 April 2026

5 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)



