Minggu, 26 April 2026 - 14:10 WIB
VIVA –Presiden Donald Trump menegaskan bahwa insiden penembakan dalam acara makan malan White House Correspondents' Association tidak akan membuatnya mundur dari perang Iran. Meski dirinya menilai insiden tersebut kemungkinan tidak terkait dengan konflik AS-Iran.
"Ini tidak akan menghentikan saya untuk memenangkan perang di Iran. Saya tidak tahu apakah ada hubungannya dengan itu, tapi dari yang kita ketahui, saya rasa tidak,” ujar Trump kepada wartawan dalam konferensi pers di Gedung Putih setelah insiden tersebut dikutip dari laman TRT World, Minggu 26 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun sebelumnya, Trump sempat mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah tahu apakah kejadian itu ada kaitannya dengan perang di Iran. Ia juga menyebut para penyelidik sedang mendalami motif pelaku, yang ia gambarkan sebagai aksi tunggal.
Sementara itu pelaku aksi tersebut saat ini sudah diamankan pihak keamanan terkait. Pelaku yang diketahui bernama Cole Tomas Allen berusia 31 tahun itu akan menjalani sidang pembacaan dakwaan di ibu kota AS pada Senin, menurut jaksa federal.
Tersangka aksi penembakan itu sempat terlibat baku tembak dengan agen Secret Service, namun tidak mengalami luka tembak. Ia dijadwalkan hadir di hadapan hakim distrik AS pada Senin.
Menurut Jaksa AS Jeanine Piro, tersangka akan didakwa dengan penggunaan senjata api dalam tindak kejahatan kekerasan serta penyerangan terhadap petugas federal menggunakan senjata berbahaya.
Sebelumnya dalam pernyataan resminya, Trump sempat menceritakan detik-detik dirinya dievakuasi dari ballroom menuju lokasi aman di Washington Hilton setelah tembakan terdengar.
"Saya benar-benar kaget saat hal seperti ini terjadi. Ini pernah saya alami sedikit sebelumnya, dan rasanya tidak pernah berubah. Saat itu kami duduk berdampingan, Ibu Negara Melania Trump di sebelah kanan saya, lalu saya mendengar suara… saya kira itu nampan jatuh, suaranya cukup keras dan datang dari agak jauh. Pelaku bahkan belum mencapai area kami. Mereka benar-benar menghentikannya… tapi ternyata itu suara tembakan," kata dia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia melanjutkan, beberapa orang langsung paham apa yang terjadi, sebagian lainnya tidak.
"Saya melihat situasinya. Melania sangat cepat menyadari, saya rasa dia langsung tahu apa yang terjadi. Dia bilang, ‘Itu suara yang buruk.’ Lalu kami langsung dievakuasi. Semuanya berlangsung sangat cepat… hanya dalam hitungan detik kami sudah keluar dari ruangan," kata dia.
Halaman Selanjutnya
Trump, Melania, dan sejumlah anggota kabinet dievakuasi dari hotel Washington Hilton saat situasi darurat berlangsung. Juru bicara Secret Service memastikan insiden terjadi di area magnetometer utama hotel tersebut. Tidak ada pejabat pemerintahan maupun jurnalis yang hadir dilaporkan terluka.

2 hours ago
1



























