Minggu, 26 April 2026 - 13:00 WIB
VIVA –Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengaku bahwa Washington terlibat perang dengan Iran atas permintaan Israel. Hal ini disampaikan dalam sebuah rilis resmi pemerintah yang ditulis awal pekan ini.
Rilis itu juga merujuk pada sejumlah surat yang dikirim ke Dewan Keamanan PBB sebagai bukti adanya keterkaitan tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Disebutkan bahwa keterlibatan AS dalam perang ini terjadi setelah pertemuan pada 11 April lalu antara Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta sejumlah pejabat AS dan Israel di Situation Room, Gedung Putih. Dalam rilis yang ditulis penasehat hukum Kemlu AS, menyebut bahwa pengaruh langsung Netanyahu dan ditambah tekanan politik yang menyusul menjadi factor AS masuk ke dalam konflik, demikian seperti dikutip dari laman presstv.ir, Minggu 26 April 2026.
Di sisi lain, komandan militer AS sendiir sempat memperingatkan Trump bahwa beberapa bagian rencana Netanyahu menyerang Iran bersifat tak masuk akal. Namun saat itu Trump disebut sudah terlanjur terdorong untuk memulai misi tersebut.
Bahkan ada dugaan bahwa hingga kini Netanyahu masih memegang kendali arah kebijakan tersebut.
Pernyataan yang dirilis Kemlu AS ini bertolak belakang dengan pernyataan Gedung Putih dan Donald Trump yang berulang kali menegaskan bahwa Israel tidak ada hubungannya dengan keputusannya untuk menyerang Iran pada Februari lalu.
"Israel tidak pernah membujuk saya untuk berperang dengan Iran," demikian keterangan Trump di akun media social Truth miliknya.
Di sisi lain, Maret lalu Trump juga mengatakan kepada The Times of Israel bahwa keputusan untuk mengakhiri perang dengan Iran akan menjadi keputusan bersama antara dirinya dan pemimpin Israel. Meski begitu, Israel dinilai tidak mempermudah upaya perdamaian karena terus melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan melancarkan serangan ke negara-negara di kawasan.
Dampak Perang
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Perang ini berdampak besar pada kenaikan biaya hidup di berbagai negara dan memperkeruh hubungan internasional, khususnya antara Amerika Serikat dan sekutu lamanya di kawasan Barat.
Konflik ini juga membebani pembayar pajak Amerika hingga lebih dari 1 miliar dolar AS per hari (dengan total saat ini diperkirakan melampaui 60 miliar dolar AS), serta memicu penolakan politik terhadap ideologi MAGA (Make America Great Again) di dalam negeri, seiring meningkatnya kekecewaan publik terhadap kondisi kepemimpinan yang dinilai tidak stabil.
Trump Ungkap Melania Trauma Usai Penembakan di Jamuan Makan Malam White House Correspondents’
Donald Trump angkat bicara terkait insiden penembakan di Jamuan Makan Malam White House Correspondents. Dia menyebut insiden itu cukup traumatis bagi Melania
VIVA.co.id
26 April 2026

3 hours ago
1



























