Alasan Sebenarnya Megawati Mundur Mendadak dari Timnas Voli Putri Indonesia Jelang Pelatnas 2026

3 hours ago 5

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:00 WIB

VIVA – Kabar mengejutkan datang dari Timnas Voli Putri Indonesia. Opposite andalan Megawati Hangestri Pertiwi dipastikan mundur jelang pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk agenda internasional 2026.

Keputusan itu telah disampaikan secara resmi kepada PBVSI melalui surat tertanggal 27 April 2026. Absennya pemain yang dijuluki Megatron tersebut menjadi kehilangan besar bagi skuad Merah Putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataan yang dikutip dari unggahan resmi PBVSI, Wanita yang akrab disapa Megatron itu  menegaskan bahwa langkah tersebut bukan keputusan spontan.

“Keputusan ini saya ambil dengan pertimbangan yang matang, termasuk fokus pada pengembangan karier profesional, kondisi fisik, serta rencana pribadi ke depan. Saya percaya ini adalah langkah terbaik yang dapat saya ambil saat ini,” kata Megawati Hangestri dalam keterangan yang dikutip PBVSI.

Pernyataan tersebut menjawab spekulasi yang sempat beredar. Tidak ada konflik internal ataupun alasan non-teknis lain yang mencuat ke publik. Justru, Megawati menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara karier, kondisi tubuh, dan rencana jangka panjangnya.

Padatnya agenda timnas sepanjang 2026 juga menjadi konteks penting dari keputusan ini. Indonesia dijadwalkan tampil di sejumlah turnamen besar, mulai dari AVC Nation’s Cup di Filipina pada Juni, dilanjutkan SEA V League di Vietnam dan Thailand pada akhir Juli hingga awal Agustus, hingga AVC Continental Cup di Tianjin pada akhir Agustus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tanpa Megawati, tantangan besar langsung berada di pundak pelatih Marcos Sugiyama. Sosok yang selama ini menjadi mesin poin utama itu jelas sulit tergantikan dalam waktu singkat. Meski demikian, tim pelatih tetap memiliki sejumlah opsi. Nama-nama seperti Mediol Stiovanny Yoku, Tisya Amallya Putri, dan Maradanti Namira diharapkan mampu mengisi kekosongan di lini serang. Selain itu, kesempatan juga terbuka bagi pemain muda seperti Shindy Sasgia Dwi Yuniar untuk menunjukkan kapasitasnya di level senior.

Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBVSI Loudry Maspaitella menegaskan bahwa seluruh pemain yang dipanggil tetap harus fokus menjalani persiapan. Pelatnas dijadwalkan berlangsung di Padepokan Voli Jenderal Kunarto, Sentul, dengan batas akhir kedatangan pemain pada 4 Mei 2026. Momen ini akan menjadi fase krusial bagi timnas dalam meramu ulang kekuatan tanpa kehadiran bintang utamanya.

Halaman Selanjutnya

Kehilangan Megawati memang menjadi ujian besar. Namun di sisi lain, situasi ini juga membuka peluang regenerasi dan pembuktian bahwa Timnas Voli Putri Indonesia tidak bergantung pada satu nama saja.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |