Anak Korban Pengeroyokan di Bali Alami Trauma Berat

1 week ago 2

Selasa, 28 Juli 2026 - 00:00 WIB

VIVA –Kasus pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, karena diduga mencuri ayam, menyita perhatian publik. Peristiwa ini semakin mengundang simpati setelah momen pemakaman korban pada akhir pekan lalu memperlihatkan kesedihan mendalam keluarga yang ditinggalkan.

Dalam video yang beredar, putri korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar tampak menangis histeris saat melihat jenazah ayahnya ditandu menuju tempat peristirahatan terakhir. Sambil menangis, bocah itu terus memanggil ayahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bapak, bapak, bapak," teriak bocah tersebut, seperti dikutip dari akun Instagram @infoberitabali, Senin, 27 Juli 2026.

Di balik kasus pengeroyokan yang menewaskan KD, perhatian kini tertuju pada kondisi kedua anak korban. Bagaimana keadaan mereka setelah kehilangan sang ayah secara tragis?

Kepala Desa Sidatapa, Made Sutama, mengungkapkan bahwa kedua anak korban mengalami trauma yang cukup berat. Bahkan, anak sulung korban dikabarkan hanya bisa terbaring di tempat tidur dan hingga kini masih belum dapat diajak berkomunikasi.

"Sampai saat ini anak korban yang anak pertama itu traumanya luar biasa. Sampai saat ini dia terbaring di tempat tidur tidak bisa diajak ngomong dengan jelas. Anak kedua sudah berangsur-angsur bisa kita ajak bicara," kata Sutama dikutip dari tayangan Apa Kabar Indonesia TvOne, Selasa 28 Juli 2026.

Di sisi lain, dinas sosial Provinsi Bali dan Kabupaten Tabanan juga sudah datang untuk memberikan pendampingan terhadap kedua anak korban. Tim psikolog juga telah melakukan pemeriksaan terhadap anak-anak korban.

"Tadi sudah datang dinas sosial baik dari Provinsi maupun Kabupaten dan itu sudah membawa psikolog. Tadi sudah diajak berbicara anak yang mengalami trauma berat sudah bisa diajak. Namun pembicaraannya masih belum begitu lancar," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lima Orang Telah Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kepolisian Resor Tabanan menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang pria berinisial KD. Kelima tersangka yakni MJ, WS, KB, ML dan ND.
 
Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati mengungkap meski sudah menetapkan lima orang tersangka, kepolisian masih belum mengungkap peran lima tersangka tersebut.

Halaman Selanjutnya

"Kami belum bisa menyampaikan peran masing-masing karena masih dilakukan pendalaman," katanya dikutip dari laman ANTARA.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |