Apple Satu-satunya yang Hijau, Smartphone Korea dan China Merah

1 week ago 10

Rabu, 15 April 2026 - 11:10 WIB

Jakarta, VIVA - Apple sukses mempertahankan posisinya di puncak dan menjadi satu-satunya produsen ponsel pintar atau smartphone global yang meraih hasil positif pada kuartal I 2026, seperti dikutip dari data Counterpoint Research, Rabu, 15 April 2026.

Keberhasilan Apple didorong oleh kesuksesan komersial yang berkelanjutan dari iPhone 17 series, yang berhasil menangkis persaingan ketat dengan Samsung, kendati iklim makroekonomi global masih menantang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjualan Apple global mengalami kenaikan sebesar 5 persen atau 21 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dari sebelumnya 19 persen.

Kepemimpinan Apple dikaitkan dengan program tukar tambah yang agresif dan loyalitas ekosistem yang tinggi. Sementara Samsung berada di posisi kedua yang mengalami penurunan sebesar 6 persen YoY.

Analis Counterpoint menunjukkan peluncuran Galaxy S26 series yang tertunda dan kinerja yang kurang memuaskan di segmen entry-level sebagai faktor utama.

Namun, penjualan awal yang memecahkan rekor untuk Samsung Galaxy S26 menunjukkan potensi pemulihan pada kuartal kedua mendatang.

Xiaomi, yang mempertahankan posisi ketiga, menghadapi tantangan yang signifikan. Penurunan penjualan sebesar 19 persen YoY menyoroti kerentanan merek ini terhadap krisis semikonduktor dan chip memori yang sedang berlangsung.

Karena Xiaomi banyak berinvestasi pada perangkat kelas bawah yang sensitif terhadap harga. Selanjutnya, kenaikan biaya komponen telah berdampak lebih parah pada margin dan persediaannya dibandingkan dengan para pesaingnya yang fokus pada produk premium.

Lalu, ada Oppo dan Vivo dimana masing-masing mengalami penurunan penjualan global 4 persen dan 2 persen, serta lain-lain anjlok hingga 10 persen. Analis Counterpoint memprediksi industri ini masih harus berjuang keras hingga akhir 2026.

Harga komponen memori yang terus tinggi memaksa Produsen Peralatan Asli (OEM) untuk mengubah strategi. Alih-alih fokus pada volume pengiriman yang tinggi, perusahaan memprioritaskan nilai daripada volume.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai tersebut termasuk merampingkan portofolio produk, menghilangkan model dengan margin rendah, dan memanfaatkan pasar perangkat rekondisi untuk mempertahankan konsumen yang hemat.

Efisiensi dan pembaruan konfigurasi perangkat keras akan menjadi alat utama untuk mempertahankan profitabilitas di pasar yang semakin ketat.

Samsung Galaxy S25 (kiri) dan Galaxy S26.

Dari Samsung Galaxy S23 hingga Galaxy S26 Series, Mana Paling Gahar?

Samsung Galaxy S26 series menawarkan peningkatan yang signifikan dibandingkan model sebelumnya seperti Galaxy S23, Galaxy S24, dan juga Galaxy S25 series.

img_title

VIVA.co.id

6 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |