Jakarta, VIVA – Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menargetkan minyak mentah yang diimpor dari Rusia supaya bisa dikirim ke Indonesia mulai bulan April 2026.
“Kalau untuk crude, mungkin bulan-bulan ini (April) bisa (dikirim ke Indonesia). InsyaAllah,” kata Bahlil di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 17 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia; Menteri Energi Rusia, Sergey Tsivilev
Namun, Bahlil mengakui bahwa untuk pembelian LPG dari Rusia, saat ini masih dalam proses finalisasi. Pembahasannya masih berkutat pada berapa persentase LPG yang bakal diimpor dari Rusia, terhadap total kebutuhan Indonesia.
Bahlil menjelaskan, kebutuhan LPG Indonesia pada 2026 diproyeksikan mencapai 10 juta ton, dengan kemampuan produksi dalam negeri hanya di angka 1,6 juta ton. Sehingga, sekitar 8,4 juta tonnya memang harus dipenuhi melalui impor.
Sebelum perang Iran-Amerika Serikat (AS), sebesar 70-75 persen impor LPG Indonesia berasal dari AS. Kemudian 20 persennya dari Timur Tengah, dan sisanya dari beberapa negara lain dimana salah satunya yakni Australia.
“Begitu Saudi Aramco kena rudal di pabrik mereka, di industri mereka, itu pasti berpengaruh kepada global,” kata Bahlil.
Karenanya, lanjut Bahlil, Indonesia akan mengimpor minyak mentah dan LPG dari Rusia, sebagai alternatif sumber minyak mentah dan LPG yang selama ini diimpor dari kawasan Timur Tengah.
Kerja sama Indonesia-Rusia tersebut merupakan buah dari negosiasi bidang energi yang berlangsung pada kunjungan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ke Rusia pada Senin, 13 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dengan demikian, Rusia menjadi alternatif pemasok energi ke Indonesia di tengah krisis energi yang saat ini sedang melanda dunia akibat perang antara
“Dalam pertemuan saya dengan Menteri Energi dan pemerintahan Rusia, itu telah disepakati bahwa kita akan mendapat dukungan. Kita akan membeli crude dari Rusia. Ini kita lakukan juga di negara lain, termasuk di Amerika,” ujarnya.
Tak Hanya Pasok Minyak Mentah, Bahlil Sebut Rusia Siap Investasi Energi di RI
Bahlil memastikan, selain memasok minyak mentah bagi kebutuhan energi Indonesia, pemerintah Rusia juga siap berinvestasi dan membangun berbagai infrastruktur energi di RI
VIVA.co.id
17 April 2026

1 week ago
6



























