Banjir Rendam 20 RT di Jaktim, Terparah Bidara Cina Capai 1,80 Meter

6 days ago 3

Senin, 20 April 2026 - 11:27 WIB

VIVA – Sebanyak 20 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Timur terendam banjir pada Senin pagi, 20 April 2026. Berdasarkan  data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga pukul 09.00 WIB, banjir yang terjadi di 20 RT di Jakarta Timur itu dengan ketinggian air mencapai 180 sentimeter (cm) di titik tertinggi.

"Data genangan dan banjir di Kota Jakarta Timur hari ini kondisi sampai dengan pukul 09.00 WIB, jumlah kecamatan terdampak ada dua, dengan kelurahan terdampak tiga, sebanyak 11 RW, 20 RT," kata Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kota Administrasi Jakarta Timur Rangga Bima Setiawan dilansir Antara, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, banjir mulai terjadi sejak dini hari akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, dan mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa jam.

"Banjir mulai terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dengan ketinggian awal berkisar 20 hingga 50 cm. Namun, air terus meningkat hingga pagi hari di sejumlah titik," ujar Rangga.

Wilayah terdampak banjir itu tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Jatinegara dan Kecamatan Kramat Jati, yang mencakup tiga kelurahan utama, yaitu Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan, serta sebagian wilayah Bidara Cina

Di Kelurahan Kampung Melayu, tepatnya di Jalan Kebon Pala II, RW 04 dan RW 05, ketinggian air meningkat dari 50 cm pada pukul 03.00 WIB menjadi 150 cm lebih pada pukul 09.00 WIB. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah titik lain dengan kenaikan air yang cukup cepat.

Sementara itu, titik banjir terparah terjadi di Jalan Tanjung Lengkong, Gang Macan, RW 07, Kelurahan Bidara Cina.

"Ketinggian air sempat mencapai 180 sentimeter pada pukul 07.00 WIB sebelum berangsur turun menjadi 140 sentimeter pada pukul 09.00 WIB," ucap Rangga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di wilayah Kecamatan Kramat Jati, seperti di Kelurahan Cawang dan Cililitan, banjir juga mengalami peningkatan sejak dini hari. Di Jalan Taman Harapan dan Jalan Raya Kalibata, Gang Haji Maliki, ketinggian air mencapai 150 cm pada pagi hari, sedangkan di beberapa titik di Cililitan, genangan berkisar antara 30 hingga 70 cm.

Secara keseluruhan, banjir tersebut berdampak pada 11 RW dan 20 RT, dengan jumlah warga terdampak mencapai 705 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.259 jiwa. "Untuk sementara, belum ada warga yang mengungsi. Warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil memantau kondisi air," jelas Rangga.

Halaman Selanjutnya

Dia menyebutkan pihaknya terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak serta menyiagakan personel untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan air. "Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi," tutur Rangga.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |