Bisnis Siap-siap Bangkrut Tanpa Keamanan Siber: 1 Hacker Bisa Ciptakan 10 Ribu Virus

2 weeks ago 8

Kamis, 9 April 2026 - 07:39 WIB

Jakarta, VIVA - Perusahaan keamanan siber Kaspersky membagikan kiat bagi para pemilik bisnis agar aman dari serangan siber di 2026, khususnya menghadapi gejolak geopolitik dunia yang saat ini berlangsung.

Salah satu hal yang disarankan adalah menyiapkan anggaran untuk keamanan siber yang sama dengan target pertumbuhan bisnis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika Anda menginginkan peningkatan bisnis hingga 20 persen, pastikan bahwa setiap pelanggan bisnis Anda juga mendapatkan porsi peningkatan keamanan siber hingga 20 persen," kata Managing Director Kaspersky untuk Asia Pasifik Adrian Hia di Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

Menurutnya, gejolak geopolitik tahun ini menyebabkan peningkatan serangan siber akan terus bertumbuh dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut juga dipicu penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang memungkinkan pembuatan serangan siber lebih mudah dilakukan.

"Jadi, jika dahulu satu orang menciptakan satu virus, sekarang mereka meminta AI untuk membantu menciptakan 10 ribu virus," tegas Adrian.

Berdasarkan data Kaspersky pada 2023, ada 370 ribu malware baru setiap hari. Dua tahun kemudian, Kaspersky mencatat jumlah serangan siber sudah mencapai 500 ribu malware setiap hari.

Kaspersky mencatat bahwa pada 2025 Indonesia mendapatkan serangan siber sebanyak 14.909.665 kali. Dengan berbekal data tersebut, Adrian meyakini pada 2026 kondisi serangan siber akan semakin meningkat, yang ditambah tekanan kondisi geopolitik serta perkembangan pesat AI.

Sementara itu, Country Manager Kaspersky untuk Indonesia Defi Nofitra menyebutkan salah satu yang harus dijaga oleh para pemilik bisnis agar layanannya bisa aman dari serangan siber adalah dengan menerapkan SOC atau Security Operation Center.

SOC, dijelaskan oleh Defi, sebagai pusat komando terpusat berfungsi mengawasi, mendeteksi, menganalisis, dan merespon insiden keamanan siber yang dialami oleh jaringan dan sistem milik suatu organisasi.

Dengan menerapkan SOC, maka reputasi bisnis dapat meningkat di tengah maraknya ancaman serangan siber yang semakin kompleks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan riset internal Kaspersky pada 2025, terungkap bahwa membangun SOC oleh bisnis secara mandiri membutuhkan banyak waktu.

Setidaknya SOC untuk menjaga keamanan siber bagi suatu bisnis bakal memakan waktu 6-12 bulan lamanya. Selain itu, Defi juga menyarankan agar pemilik bisnis tidak terlalu mengandalkan satu jenis teknologi untuk menjalankan bisnis tempatnya menyimpan data.

Halaman Selanjutnya

Kombinasi teknologi antara penyimpanan di perangkat keras (on-premise/on-prem) maupun penyimpanan di ruang digital seperti cloud harus dilakukan secara bijak.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |