BMKG: Gempa di Sulut Masuk Kategori Megathrust

3 weeks ago 14

Kamis, 2 April 2026 - 09:48 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa gempa magnitudo (M) 7,6 yang terjadi di Sulawesi Utara (Sulut) termasuk kategori gempa megathrust atau gempa bumi sangat kuat.

Berdasarkan data BMKG, gempa melanda tiga provinsi di wilayah Utara Sulawesi dan Maluku. Ketiganya terdampak gempa yang sangat kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau dilihat kedalamannya cukup dangkal ya, 30 meter. Kalau kategori megathrust sampai kedalaman 30-an meter, jadi memang ini dangkal dan (gempa) laut dan ini termasuk megathrust ya," ucap Direktur Informasi Gempa Bumi dan Tsunami Rahmat Riyono saat konferensi pers, Kamis, 2 April 2026.

Gempa di Sulawesi Utara (Sulut)

Photo :

  • ANTARA/Karel A Polakitan

Di sisi lain, gempa yang terjadi di wilayah tersebut tergolong subduksi laut dengan sesar naik. Menurut Rahmat, gempa sesar naik mempunyai potensi tsunami sangat tinggi.

"Ini dari subduksi laut Maluku di wilayah Sulawesi Utara, jadi laut Maluku yang muncul ke wilayah Sulut. Cukup dangkal dan ini kategori sesar naik, makanya kami buatkan warning karena gempa naik itu berpotensi timbulkan tsunaminya sangat tinggi dibandingkan mekanisme mendatar ya. Kami juga telah rilis peringatan dini tsunami di beberapa wilayah," jelasnya.

Diketahui, Gempa bumi magnitudo 7,6 yang terjadi di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis, pukul 06.48 Wita, memicu peringatan dini tsunami dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di perairan Sulawesi Utara dan Maluku Utara. 

Gempa bumi magnitudo 7,6 itu berlokasi di 1,25 lintang utara, 126,27 bujur timur serta di kedalaman laut 62 km. 

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Muhammad Zulkifli mengatakan tujuh daerah di Provinsi Maluku Utara dan Sulawesi Utara berpotensi siaga tsunami. 

"Daerah-daerah di Provinsi Maluku Utara berpotensi siaga tsunami, yaitu Ternate, Halmahera, dan Tidore," kata dia di Manado, Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait dengan kesiagaan itu, untuk Provinsi Sulawesi Utara mencakup Kota Bitung, Kabupaten Minahasa bagian selatan, Kabupaten Minahasa Selatan bagian selatan, dan Kabupaten Minahasa Utara bagian selatan. 

Selanjutnya, daerah waspada potensi tsunami di antaranya meliputi Kepulauan Sangihe, Kabupaten Minahasa Utara bagian utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow bagian selatan. 

Halaman Selanjutnya

"Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," katanya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |