Jakarta, VIVA – Pertumbuhan industri keuangan digital di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang semakin kuat. Akses teknologi yang kian luas serta meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi alternatif turut mendorong aktivitas transaksi di berbagai sektor, termasuk perdagangan berjangka komoditi (PBK).
Di tengah dinamika tersebut, pelaku industri berlomba memperkuat layanan dan meningkatkan kredibilitas untuk menarik serta mempertahankan nasabah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi menunjukkan kinerja PBK mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang 2025. Pada periode Januari hingga November 2025, nilai transaksi PBK mencapai Rp 42.867 triliun, meningkat 49,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain dari sisi nilai transaksi, pertumbuhan juga terlihat pada jumlah partisipan pasar. Hingga Juli 2025, jumlah nasabah aktif dalam perdagangan PBK mencapai 125 ribu, naik 13,3 persen dibandingkan Juni 2025 yang tercatat sekitar 110 ribu investor. Kenaikan ini mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap instrumen berbasis derivatif, termasuk forex, yang dinilai memberikan peluang di tengah fluktuasi pasar global.
Perusahaan pialang turut memainkan peran penting dalam menopang pertumbuhan industri. Salah satunya yakni KVB Futures yang menandai satu tahun operasionalnya di Indonesia. Perusahaan ini mengandalkan inovasi layanan digital, pendekatan berfokus pada klien, serta penyediaan solusi trading yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.
"Pasar trading di Indonesia semakin kompetitif dengan akses informasi yang luas. Kami membangun kepercayaan melalui layanan yang konsisten, infrastruktur yang kuat, dan praktik trading yang bertanggung jawab," ujar President Director, KVB Futures, Tonny Fong, sebagaimana dikutip dari siaran pers, Kamis, 2 April 2026.
Seiring dengan meningkatnya kompetisi, perusahaan pialang dituntut tidak hanya menawarkan akses transaksi, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah. KVB Futures, misalnya, memperkuat layanan serta menjaga standar operasional guna memastikan kualitas pengalaman trading bagi klien.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selama setahun terakhir, perusahaan juga meningkatkan keterlibatan dengan komunitas trader melalui berbagai kegiatan. Ke depan, perusahaan berencana memperluas keterlibatan melalui berbagai inisiatif, mulai dari kegiatan offline, kolaborasi strategis, hingga program edukasi.
Secara keseluruhan, lonjakan transaksi PBK hingga hampir 50 persen menjadi sinyal bahwa instrumen ini semakin diminati di Indonesia. Melalui dukungan regulator, peningkatan literasi keuangan, serta inovasi dari pelaku industri, perdagangan berjangka berpotensi terus berkembang sebagai salah satu alternatif investasi di luar saham.
Kini Bisa Jajan Pakai QRIS di Korea Selatan
Bank Indonesia mengumumkan bahwa masyarakat Indonesia kini bisa bertransaksi atau melakukan pembayaran dengan menggunakan QRIS di Korea Selatan, tanpa menukar uang.
VIVA.co.id
2 April 2026

3 weeks ago
10



























