Bursa Asia Bergejolak Setelah Iran Klaim AS Langgar Kesepakatan Ketegangan Gencatan Senjata

2 weeks ago 9

Kamis, 9 April 2026 - 08:58 WIB

Jakarta, VIVA – Bursa saham Asia-Pasifik dibuka beragam pada perdagangan Kamis, 9 April 2026. Pelaku pasar mencermati perkembangan terbaru terkait kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang masih diliputi ketidakpastian.

Ketua parlemen Iran, Mohammed Bagher Ghalibaf, menuduh AS melanggar kesepakatan gencatan senjata dua minggu yang sebelumnya diumumkan oleh Presiden AS, Donald Trump, pada Rabu, 8 April 2026.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ghalibaf merinci pelanggaran meliputi penolakan hak Republik Islam untuk memperkaya uranium dan serangan Israel yang terus berlanjut terhadap Lebanon, serta masuknya pesawat tak berawak ke wilayah udara Iran. Pernyataan ini memicu kekhawatiran investor terhadap stabilitas geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf

Di satu sisi, Trump telah menerima proposal perdamaian yang berisi sepuluh poin persyaratan dari Iran yang menjadi dasar yang dapat digunakan untuk negosiasi.

“Saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu,” ujar Trump dalam unggahannya di Truth Social.

Kesepakatan gencatan senjata bergantung pada komitmen Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Pemerintah Teheran menyatakan akan menghentikan operasi “pertahanan” jika serangan terhadap wilayahnya dihentikan. .

Melansir CNBC Internasional, indeks saham di kawasan Asia bergerak bervariasi imbas pernyataan Iran. Indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,6 persen sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq bergerak datar.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik tipis 0,12 persen. Lonjakan juga diikuti penguatan indeks Topix sebesar 0,26 persen.

Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 di Australia turun 0,24 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbeda dengan Asia, bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat signifikan pada sesi sebelumnya. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1.325,46 poin atau 2,85 persen ke level 47.909,92 menjadi kenaikan harian terbaik sejak April 2025.

Indeks S&P 500 naik 2,51 persen ke posisi 6.782,81. Nasdaq Composite melesat 2,80 persen ke level 22.635,00.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf

Amerika Serikat Langgar 3 Poin Pada Hari H Gencatan Senjata

Iran menyatakan gencatan senjata atau negosiasi dengan Amerika Serikat tidak masuk akal mengingat pelanggaran serius yang dilakukan AS bahkan sebelum pembicaraan

img_title

VIVA.co.id

9 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |